Fraksi Golkar Minta Kebijakan Pemotongan TPP ASN Pemkab Kuningan Dilihat Secara Bijak dan Proporsional

ist
AJAK BIJAK: Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kuningan Harnida Darius, mengajak semua pihak untuk menyikapi wacana pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuningan secara bijak dan proporsional, dengan mempertimbangkan kondisi riil kemampuan keuangan daerah.
0 Komentar

“Perlu diluruskan bahwa pokir bukan penghasilan anggota dewan. Pokir adalah hasil serapan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses. Itu amanah dari konstituen, dan dijamin oleh undang-undang,” tandasnya.

Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat, setiap anggota DPRD memiliki sumpah jabatan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, pokir harus dipandang sebagai instrumen penyaluran kebutuhan warga, bukan sebagai bentuk keuntungan pribadi.

“Setiap orang tentu bebas berpendapat. Tapi mari kita bedakan antara penghasilan pribadi dengan program aspirasi masyarakat. Pokir lahir dari keluhan dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan, dan harus tetap kita perjuangkan agar manfaatnya bisa dirasakan langsung,” pungkasnya. (ags)

0 Komentar