Targetkan Jadi Rp300 Miliar, Bupati Cirebon Dorong Bahas Ulang untuk Alokasi Anggaran Infrastruktur

Bupati Cirebon
KOMITMEN: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mendorong TAPD dan Banggar membahas ulang besaran anggaran infrastruktur di APBD 2026, kemarin. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON-Bupati Cirebon Drs H Imron MAg menegaskan komitmennya untuk meningkatkan alokasi anggaran infrastruktur jalan di APBD tahun 2026.

Saat ini, kata Imron, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD sedang membahas ulang proporsi belanja infrastruktur agar lebih optimal.

“Minimal porsi anggaran untuk infrastruktur di APBD Kabupaten Cirebon yang totalnya Rp4,2 triliun itu harus setara dengan Kabupaten Indramayu, yakni Rp300 miliar,” ujar Bupati Imron kepada Radar Cirebon, Kamis (7/8).

Baca Juga:Pemkab Indramayu Luncurkan Program Reang BelajarGubernur Jabar Perintahkan Bupati Lucky Audit Masjid Islamic Center Indramayu, Dicurigai Ada Kejanggalan

Menurutnya, angka tersebut masih bisa bertambah tergantung hasil akhir pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026.

Ia pun memastikan, optimalisasi anggaran infrastruktur akan ditempuh dengan mengefisienkan program di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Efisiensi ini akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur jalan, yang menjadi salah satu fokus utama visi-misi Kabupaten Cirebon lima tahun ke depan,” tegasnya.

Imron juga menekankan bahwa efisiensi anggaran bukan semata untuk penghematan, tapi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Ia mengakui, kondisi jalan di banyak wilayah Kabupaten Cirebon masih belum ideal.

“Kerusakan jalan masih menjadi keluhan masyarakat. Maka, efisiensi belanja di tiap SKPD diarahkan untuk menjawab kebutuhan itu. Kalau jalan bagus dan mulus, dampaknya luas: ekonomi bergerak, pembangunan lebih cepat, dan keselamatan warga juga meningkat,” tandasnya.

Terpisah, Plt Kepala DPUTR Tommy Hendrawan mengungkapkan, alokasi untuk infrastruktur di APBD 2026 sebesar Rp196 miliar.

Dijelaskannya, alokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk dua program utama, yaitu program drainase perkotaan sebesar Rp15 miliar lebih, dan program penyelenggaraan jalan senilai Rp181 miliar.

Baca Juga:Epson Luncurkan Printer Thermal POS Terbaru TM-T82X-II untuk Efisiensi Bisnis dengan Volume Transaksi Tinggi10 Pesepak Bola Gaji Tertinggi di Liga Pro Saudi, Cristiano Ronaldo Masih Jadi Termahal

“Total anggaran infrastruktur tahun 2026 mencapai sekitar Rp196 miliar. Jumlah ini hampir sama dengan tahun 2025, dan menunjukkan bahwa infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah daerah,” ujar Tommy.

Dengan anggaran tersebut, DPUTR menargetkan perbaikan jalan sepanjang 47 kilometer. Menurutnya, jika nantinya alokasi anggaran bertambah, maka panjang jalan yang ditangani juga bisa meningkat.

“Kami tetap fokus pada kegiatan konstruksi jalan. Jika ada penambahan dana, kami siap memperluas cakupan penanganannya,” katanya.

0 Komentar