Kerahkan Alat Berat, DLH Kuras Habis Sampah di Pasar Minggu

TPS Pasar Minggu
SUDAH BERSIH: Sampah yang sempat  menggunung di TPS Pasar Minggu Kecamatan Palimanan tidak terlihat lagi setelah dikuras habis oleh DLH Kabupaten Cirebon, kemarin. FOTO: KHOIRUL ANWARUDIN/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Minggu Palimanan yang selama ini dikeluhkan warga akhirnya ditangani.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon menerjunkan alat berat dan sejumlah armada untuk menguras gunungan sampah di lokasi tersebut.

Pengangkutan dilakukan menggunakan beberapa dump truck yang secara bergantian mengangkut sampah dari TPS menuju tempat pembuangan akhir.

Baca Juga:Iptu Erni Suhaeni Jabat Kasat Binmas, Promosi dan Kenaikan Pangkat15 Lapak PKL di Jalan Yos Sudarso Dibongkar 

Proses pembersihan ini membuat kondisi TPS yang sebelumnya meluber hingga ke jalan perlahan mulai tertata kembali.

Sejumlah pedagang mengaku lega dengan adanya pengurasan tersebut. Salah seorang pedagang di Pasar Minggu Palimanan, Septi mengatakan, kondisi sampah yang sebelumnya meluber hingga menutup akses jalan sangat mengganggu aktivitas jual beli.

“Kalau sudah dikuras seperti ini kami lega. Sebelumnya sampah sampai nutup jalan, pembeli jadi susah lewat,” ujarnya.

Menurut Septi, penumpukan sampah selama ini tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga membuat area pasar menjadi becek dan kotor, sehingga mengganggu kenyamanan pedagang maupun pengunjung.

Sejumlah pedagang pun terpaksa menutup kiosnya karena timbunan sampah yang menutup kios mereka.

Warga sekitar dan pengendara yang kerap melintas juga merasakan dampak positif dari pengurasan tersebut.

Agus, salah satu pengendara motor, mengaku kini akses jalan sudah lebih lancar dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga:Kembali Meluber, Warga Keluhkan Sampah di Pasar Minggu Penopang PAD, Penerimaan Pajak Jalan Tol di Kabupaten Cirebon Tembus Rp9,7 Miliar

“Kalau kemarin sampai harus putar balik karena jalan ketutup sampah. Sekarang sudah lumayan lega,” katanya.

Meski demikian, warga berharap penanganan ini tidak hanya bersifat sementara. Mereka meminta agar pengangkutan sampah dilakukan lebih rutin serta pengawasan terhadap pembuangan sampah liar diperketat, agar TPS Pasar Minggu Palimanan tidak kembali mengalami penumpukan.

Sebelumnya, DLH Kabupaten Cirebon menyampaikan bahwa pengurasan dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengatasi kondisi TPS yang telah melebihi kapasitas dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar pasar.

“Mudah-mudahan dengan pengurasan ini Pasar Minggu akan menjadi lebih nyaman,” kata Kepala DLH Kabupaten Cirebon Dede Sudiono ST MSi.

Selain melakukan pengangkutan sampah, DLH juga mendorong pemanfaatan sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas pasar.

0 Komentar