Bank Cirebon Tak Bisa Diselamatkan, Pastikan Dana Nasabah Dikembalikan Utuh

Bank Cirebon Tak Bisa Diselamatkan
MINTA KEPASTIAN: Para nasabah ramai-ramai mendatangi Perumda BPR Bank Cirebon di Jl Talang, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (10/2/2026). Sejauh ini Pemkot Cirebon, OJK, dan LPS memastikan dana nasabah aman dan sedang dalam proses untuk dikembalikan. Foto: Abdullah/Radar Cirebon
0 Komentar

Tabungannya itu rencananya akan cair Juni mendatang. Ia terbiasa mengambil tabungan setahun sekali. Bulan lalu, saat menyetor, ia sempat merasa ada yang janggal. “Biasanya kalau setor sekalian ambil selip bulan depan. Tapi waktu itu petugas bilang ambil bulan depan saja sekalian setor. Dari situ saya mulai mikir,” ujarnya.

Tak lama setelah itu, kabar penutupan bank datang. Hari itu ia datang hanya untuk menenangkan diri. “Biar jelas. Biar tenang,” katanya. Ia sempat merasa khawatir saat Bank Cirebon diaudit Kejaksaan beberapa waktu lalu. Namun saat itu ia mendapat penjelasan bahwa simpanan aman karena dijamin LPS.

Dari penjelasan petugas dan satpam, ia mendapat informasi bahwa pencairan akan dilakukan bertahap. Nama-nama nasabah yang simpanannya bisa dicairkan akan diumumkan. Proses klaim disebut membutuhkan waktu hingga 90 hari setelah registrasi online di situs LPS.

Baca Juga:Bank Cirebon Tamat! Kepala OJK: Tak Bisa DiselamatkanKredit 400 ASN di Bank Cirebon Tidak Lancar, Tetap Harus Bayar

Penjelasan itu sedikit menenangkan. Tapi kecemasan belum sepenuhnya hilang. Di sela-sela antrean, percakapan antar-nasabah terus terdengar. Ada yang saling bertanya soal batas jaminan LPS. Ada yang membandingkan pengalaman audit sebelumnya. Ada pula yang hanya terdiam, menatap poster oranye sambil menggenggam buku tabungan.

Nasabah lainnya adalah Sri Maulani misalnya, warga Tangkil. Ia mendatangi kantor BPR Bank Cirebon sejak pukul 08.00 WIB. Sri telah menjadi nasabah BPR Bank Cirebon selama 20 tahun. Dengan mengikuti program Tabungan Anak Sekolah (TAS) ia merasa terbantu untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak. “Saya ikut sejak anak SD hingga lulus kuliah. Cukup membantu untuk biaya semester hingga masuk sekolah,” ungapnya.

Saat ini ia memiliki 5 TAS dengan besaran Rp20 juta, Rp10 juta, Rp2 juta, dan 2 tabungan TAS sebesar Rp4 juta. Ia juga memiliki dua tabungan atas nama pribadi dan sang anak. Program TAS yang ia ikuti salah satunya memasuki tanggal pencairan di tanggal 18 Februari ini. Sebagian besar pencairan semestinya bisa dilakukan di tahun ini dan tahun 2027 mendatang. “Total dana yang ada di BPR Bank Cirebon kurang lebih Rp55 juta,” ucapnya.

0 Komentar