Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut respons cepat aparat di lapangan menjadi faktor penting dalam upaya penanganan awal. “Begitu menerima informasi, jajaran terdekat langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Anggota tetap berupaya maksimal melaksanakan evakuasi dan pengamanan area,” ujarnya.
Korban pilot kemudian dievakuasi oleh Danpos AU bersama Danramil Krayan menuju RS Pratama setempat untuk penanganan lanjutan. Selain itu, personel TNI turut mengamankan puing pesawat guna mendukung proses investigasi oleh pihak berwenang. Kodam VI/Mulawarman menyatakan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan berjalan lancar dan situasi keamanan wilayah perbatasan tetap kondusif. (dsw)
