Lalu Lintas Festival Ramadan Jl Siliwangi Padat, Petugas Harus Tegas tapi Humanis

Festival Ramadan
LALU LINTAS RAMAI: Evaluasi Festival Ramadan di Jalan Siliwangi menyoroti pengaturan lalu lintas seiring meningkatnya jumlah pengunjung. FOTO: SENO DWI PRIYANTO/RADARCIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Setelah lebih dari dua pekan berlangsung, pelaksanaan Festival Ramadan di Jalan Siliwangi terus dievaluasi. Evaluasi dilakukan seiring meningkatnya jumlah pengunjung dan pedagang setiap hari.

Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam evaluasi tersebut adalah pengaturan lalu lintas. Petugas yang berjaga di kawasan Festival Ramadan diminta lebih tegas dalam mengatur arus kendaraan karena kepadatan pengunjung terus meningkat.

Walikota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan kenyamanan pedagang dan pengunjung yang datang ke Festival Ramadan sangat penting. Namun, ketertiban lalu lintas juga tidak boleh diabaikan.

Baca Juga:Pesantren Al Hikmah Gelar Diklatsar BSMRAsyrof Ingatkan Pemprov Jabar Ancaman Desa Tanpa Petani

Karena itu, pihaknya meminta petugas Dinas Perhubungan Kota Cirebon mengambil tindakan tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis agar aktivitas di kawasan festival berjalan lancar.

“Perekonomian harus bangkit, tapi jangan sampai mengabaikan hak pengguna jalan. Saya minta tim di lapangan lebih tegas namun humanis dalam mengatur lalu lintas. Kita ingin ekonomi tumbuh, tapi wajah kota tetap tertata,” ujar Edo.

Berdasarkan data evaluasi, tercatat sebanyak 498 pedagang terlibat dalam Festival Ramadan. Antusiasme masyarakat juga terus meningkat dengan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 6.000 orang per hari.

Ramainya pengunjung berdampak pada perputaran ekonomi. Rata-rata omzet harian pedagang di Festival Ramadan mencapai sekitar Rp397 ribu.

Melihat geliat ekonomi tersebut, Edo mengaku bersyukur. Namun, ia kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas agar roda perekonomian dapat terus berjalan tanpa hambatan.

“Saya bersyukur melihat geliat ekonomi kita begitu hidup. Semoga sampai akhir Ramadan suasana tetap kondusif, baik bagi pedagang maupun pembeli,” katanya.

Edo juga menginstruksikan seluruh lurah dan camat di wilayah sekitar untuk terus memantau kondisi di lapangan. Tujuannya agar festival ini benar-benar menjadi kesempatan bagi masyarakat kecil untuk meningkatkan penghasilan menjelang Idulfitri.

Baca Juga:Ganti Oli Harus Tepat Waktu dan SesuaiRutin Tera Ulang SPBU di Cirebon Selama Ramadan

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman, mengatakan ada beberapa tantangan di lapangan, salah satunya faktor cuaca yang tidak menentu, seperti hujan.

Meski demikian, respons masyarakat terhadap Festival Ramadan dinilai cukup positif. Para pedagang juga merasa terbantu karena memperoleh tambahan pendapatan untuk persiapan Idul Fitri.

0 Komentar