Diaz Hendropriyono Tinjau Pengelolaan Sampah di Stasiun Cirebon

diaz hendropriyono ke cirebon
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Hendropriyono meninjau kesiapan pengelolaan sampah di Stasiun Cirebon. Foto: Indah Tri Sutono - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID — Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono meninjau kesiapan pengelolaan sampah di Stasiun Cirebon menjelang arus mudik Lebaran.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) serta Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati.

Dalam keterangannya kepada awak media, Diaz menyampaikan, kunjungannya bertujuan memastikan kesiapan pengelolaan sampah di tengah potensi lonjakan penumpang saat masa mudik.

Baca Juga:Resmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim SebelumnyaDestinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut Ini

“Selamat siang kawan-kawan dan bapak-ibu semua. Saya bersama Pak Dirut KAI dan Ibu Wakil Wali Kota. Kita sekarang ke Cirebon ingin ngecek persiapan mudik,” ujar Diaz di Stasiun Cirebon.

Menurutnya, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan perhatian khusus pada pengelolaan sampah yang diperkirakan meningkat seiring bertambahnya jumlah penumpang.

“Kami dari KLH khususnya ingin fokus dengan pengolahan sampahnya, karena pasti akan ada akumulasi penumpang dan sampahnya juga akan banyak. Bagaimana nanti bahwa KAI bisa mengelola sampah yang masuk,” tambahnya.

Ia menjelaskan, KLH juga siap memberikan asistensi agar sampah dari stasiun tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Hal ini penting agar tidak membebani TPA milik Pemerintah Kota Cirebon yang saat ini sedang dalam proses peralihan sistem pengelolaan.

“Bagaimana KLH bisa membantu memberikan asistensi untuk mengurangi sampah yang dibawa dari stasiun-stasiun di Cirebon agar tidak membebani TPA-nya Ibu Wakil Wali Kota ini. Karena beliau juga lagi dalam tahap transisi TPA dari open dumping ke sanitary landfill,” jelasnya.

Diaz mengapresiasi langkah KAI yang telah menyiapkan fasilitas pemilahan sampah di area stasiun. Salah satunya berupa bangunan berukuran sekitar 30 x 6 meter yang digunakan untuk memilah sampah.

“Kami apresiasi sekali karena waktu terakhir KLH datang ke sini belum ada fasilitas tertentu. Sekarang sudah ada fasilitas bangunan 30×6 meter untuk pemilahan sampah,” ucapnya.

Baca Juga:Masyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM AmanMenlu Iran Bantah Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Araghci: Seluruh pejabat tinggi masih hidup

Berdasarkan pengamatan awal, karakteristik sampah di stasiun didominasi oleh sampah anorganik. Karena itu, ia mendorong kerja sama dengan bank sampah setempat untuk memanfaatkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.

0 Komentar