Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung, Ternyata Lahir di Cirebon

hery susanto ombudsman
Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto ditetapkan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai tersangka. Foto: ANTARA/Nadia Putri Rahmani - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Ketua Ombudsman, Hery Susanto ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung) dan ditetapkan sebagai tersangka.

Pria kelahiran Cirebon, 9, April 1975 tersebut, ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam konferensi pers di Kantor Kejagung, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna mengatakan, penetapan Hery Susanto sebagai tersangka karena penyidik sudah memiliki alat bukti yang cukup.

Baca Juga:AS – Iran Batal Damai, 5 Hal Ini Jadi Pengganjal, Salah Satunya soal Selat HormuzPerundingan Damai Berakhir Buntu, AS – Iran Siap Lanjutkan Perang

“Penyidik menetapkan HS sebagai tersangka,” kata Anang dalam konferensi pers, Kamis, 16, April 2026.

Sebelumnya, Hery terlihat sudah memakai rompi merah muda keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung.tangan Hery nampak sudah diborgol saat dibawa oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung masuk ke dalam mobil khusus tahanan.

Baru Seminggu Dilantik Prabowo

Seperti diketahui, Hery Susanto sempat menjadi Ketua Ombudsman pada Jumat, 10, April 2026 di Istana Kepresidenan.

Pengangkatannya didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Ombudsman Republik Indonesia.

Sebelumnya, Hery Susanto dinyatakan Komisi II DPR lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test sebagai Ketua Ombudsman.

Di lembaga ini, Hery Susanto juga sempat menjadi anggota untuk periode tahun 2021 – 2026.

Profil Hery Susanto

Berdasarkan laman Ombudsman diketahui bahwa Hery Susanto pernah berkiprah di beberapa organisasi juga lembaga konsultan.

Baca Juga:IPhone 15 Mulai Rp10 Jutaan! Ini Update Harga iPhone 15 Series April 2026Desain Penataan Kawasan Gedung Sate, Bakal Terintegrasi dengan Lapangan Gasibu

Pada tahun 2014-2019, Hery Susanto menjabat Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi IX.

Kemudian menjadi Direktur Eksekutif Komunal selama dua periode pada 2004–2009 dan 2009–2014.

Dia juga pernah menjadi Ketua Umum Koordinator Nasional Masyarakat Peduli BPJS pada periode 2016–2021.

0 Komentar