RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menerima kunjungan Wakil Sekretaris Komite Kota Yangjiang, Lei Yuchun. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari hubungan yang telah dijajaki sejak 2023.
Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman mengatakan, pertemuan tersebut difokuskan pada penjajakan kerja sama di sektor strategis, khususnya pertanian dan perikanan.
Kedua sektor ini dinilai memiliki kesamaan karakter geografis antara Kabupaten Cirebon dan Yangjiang.
Baca Juga:Merajut Momen Sekali Seumur Hidup di Aston CirebonSantri Al Hikmah Raih Best Research Award di National Essay Competition
“Hari ini kami menerima kunjungan dari Kota Yangjiang, Provinsi Guangdong. Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Pemkab Cirebon pada 2023 lalu. Saat ini kita masuk tahap pembahasan lanjutan,” ujar pria yang akrab disapa Jigus itu.
Dijelaskannya, Kabupaten Cirebon masih memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan, termasuk produksi garam. Karena itu, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong modernisasi di sektor-sektor tersebut.
Menurutnya, kolaborasi yang dijajaki tidak hanya sebatas hubungan bilateral, tetapi juga mencakup penguatan teknologi. Hal ini meliputi penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga pengelolaan tambak garam yang lebih modern.
“Harapannya ada transfer teknologi, sehingga petani dan petambak garam di Kabupaten Cirebon bisa lebih modern dalam pengelolaan. Ini juga untuk membantu meringankan beban mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas produksi menjadi salah satu target utama, khususnya pada komoditas garam agar memenuhi standar industri.
“Kita ingin kualitas garam meningkat, terutama kadar NaCl minimal 97 persen, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan industri,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkab Cirebon juga membuka peluang investasi dari pihak Yangjiang. Namun, langkah tersebut akan diimbangi dengan kesiapan regulasi di daerah.
Baca Juga:Nooralia Luncurkan 100 Pioneer Sahabat NooraliaWaspadai Dampak Kemarau Ekstrem, BPBD Cirebon Siaga Antisipasi Krisis Air
“Kami akan membangun komunikasi dengan investor dari sana. Di sisi lain, regulasi juga harus disiapkan agar kerja sama ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” tandasnya. (den)
