Antar Jamaah Haji Indonesia ke Masjidilharam, 24 Jam Siagakan 452 Bus

Antar Jamaah Haji Indonesia ke Masjidilharam
LAYANAN MAKSIMAL: PPIH Arab Saudi memastikan seluruh jamaah Indonesia mendapatkan fasilitas bus Shalawat selama 24 jam penuh di Makkah. Bus-bus itu disediakan secara merata, menjangkau 21 rute yang tersebar di lima wilayah akomodasi utama jamaah. Foto: KEMENHAJ
0 Komentar

Dari sisi layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah, sebanyak 1.373 jamaah menjalani rawat jalan, 30 jamaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 54 jamaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi. Pada 27 April 2026, satu jamaah wafat atas nama Kamariyah Dul Tayib (85) dari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dengan demikian, total jamaah wafat hingga saat ini berjumlah 2 orang.

Pemerintah memastikan layanan kesehatan menjadi prioritas utama. Dukungan layanan meliputi 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah. Selain itu, tersedia Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan Madinah, tenaga kesehatan di setiap kloter (1 dokter dan 1 tenaga kesehatan), serta kerja sama dengan rumah sakit rujukan di Arab Saudi. Petugas kesehatan siaga di berbagai titik layanan untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan penanganan yang cepat dan optimal.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat layanan kesehatan secara menyeluruh. Pemerintah memastikan bahwa kesehatan jamaah menjadi prioritas utama. “Layanan kesehatan disiapkan secara berlapis, mulai dari keberangkatan di tanah air hingga pelayanan di Tanah Suci,” ujar Maria, dilansir dari rilis Kemenhaj.

Baca Juga:Daycare Aman; Antara Kebutuhan, Kepercayaan, dan Tanggung JawabPerkuat Layanan Jamaah Haji Lansia 

Pihaknya memastikan setiap jamaah, terutama lansia dan yang memiliki risiko kesehatan, mendapatkan pendampingan yang optimal sejak awal keberangkatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

Lebih lanjut, Maria juga mengimbau jamaah untuk aktif menjaga kondisi kesehatannya selama berada di Tanah Suci. “Kami mengajak seluruh jamaah untuk disiplin menjaga kesehatan, cukup istirahat, menjaga pola makan, dan segera melapor kepada petugas jika mengalami keluhan Kesehatan. Dengan kolaborasi antara petugas dan kedisiplinan jamaah, kami optimistis penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya. (rc)

0 Komentar