“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena berkaitan langsung dengan pelestarian adat budaya masyarakat. Harapannya, tradisi ini terus dipertahankan. Kegiatan sunatan massalnya juga sangat membantu masyarakat, sehingga diharapkan bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” tuturnya.
Tradisi Mapag Sri tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga mempererat kebersamaan warga serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. (oni)
