Mapag Sri Desa Tulungagung Berlangsung Meriah, dari Karnaval Budaya hingga Sunatan Massal

Mapag Sri
MERIAH: Peserta sunatan masal yang diselenggarakan Pemerintah Desa Tulungagung diarak menggunakan Singa Depok berkeliling desa dalam rangkaian tradisi Mapag Sri, Selasa (5/5). Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Ribuan warga Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu memadati jalur pantura untuk memeriahkan tradisi adat Mapag Sri, Selasa (5/5). Kegiatan yang telah dimulai sejak pagi hari tersebut, berlangsung semarak dengan kirab karnaval budaya. Termasuk arak-arakan peserta sunatan masal yang diusung menggunakan Singa Depok.

Tradisi Mapag Sri tahun ini diwarnai beragam kegiatan. Mulai dari pertunjukan kesenian lokal, karnaval budaya, hingga bakti sosial berupa sunatan masal. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, baik dari peserta maupun penonton yang turut menyaksikan rangkaian acara tersebut.

Kuwu Tulungagung, Hj Hartinih menyampaikan, Mapag Sri merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh pemerintah desa bersama masyarakat. Tradisi ini telah menjadi bagian dari kehidupan warga Tulungagung yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Baca Juga:Inter Milan Resmi Scudetto, Ini Daftar Peraih Gelar Juara Serie A TerbanyakPrediksi Arsenal vs Atletico Madrid Leg 2 Semifinal Liga Champions

“Ini merupakan bentuk penyambutan panen raya di Desa Tulungagung. Sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas hasil bumi yang telah diberikan, serta doa agar hasil panen ke depan semakin melimpah,” ujarnya.

Selain menghadirkan karnaval budaya dan pagelaran seni tradisional, Pemerintah Desa Tulungagung juga menggelar kegiatan sosial berupa sunatan masal. Kegiatan ini tidak hanya diikuti warga setempat, tetapi juga masyarakat dari luar Kecamatan Kertasemaya.

“Alhamdulillah, setiap tahun kami bisa melaksanakan bakti sosial sunatan masal. Untuk tahun ini, ada 36 anak yang disunat,” kata Hj Hartinih.

Ia berharap, melalui pelaksanaan tradisi Mapag Sri, para petani di Desa Tulungagung dapat memeroleh hasil panen yang lebih baik. Sementara itu, masyarakat yang bekerja di sektor lain juga diharapkan mendapatkan keberhasilan dalam usaha maupun pekerjaannya.

“Semoga seluruh masyarakat Tulungagung diberikan kelancaran, kesuksesan, dan keberkahan dalam setiap aktivitasnya. Kegiatan sunatan massal ini juga akan terus kami selenggarakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian kepada warga,” tambahnya.

Dalam kegiatan sunatan masal tersebut, sebanyak 36 anak peserta mendapatkan berbagai fasilitas seperti paket pakaian, uang saku, serta bantuan sembako dari panitia.

Sementara itu, Ketua BPD Tulungagung, Kadiri menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dijalankan Pemerintah Desa Tulungagung, khususnya dalam pelestarian adat dan budaya lokal.

0 Komentar