Cegah Tawuran Pelajar Terulang, Pemdes Jatibarang Baru Masifkan Patroli

Pemdes Jatibarang
PATROLI: Pemdes Jatibarang Baru melakukan patroli di wilayah desa guna mencegah gangguan kamtibmas, terutama aksi tawuran antarpelajar, Jumat (8/5). Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Insiden tawuran antar remaja yang masih berstatus pelajar terjadi di wilayah Jalan Pantura, tepatnya di Jembatan Cimanuk, Desa Jatibarang Baru kembali terjadi.

Peristiwa tersebut bahkan menelan korban jiwa dan menjadi perhatian serius pemerintah desa setempat.

Untuk mencegah kejadian serupa kembali terulang, Pemerintah Desa (Pemdes) Jatibarang Baru terus memaksimalkan patroli sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sekaligus mencegah aksi tawuran pelajar yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga:Tingkatkan Sinergitas, Kodim Indramayu Bersama Damkar Indramayu Gelar Latihan BersamaKomitmen Hadirkan Pelayanan Ramah Lansia, RSUD dan Komisi II DPRD Indramayu Raih Penghargaan dari LLI Jabar

“Kami selaku Pemdes Jatibarang Baru selalu memberikan edukasi kepada para pemuda melalui pendekatan dan penyuluhan, serta mengarahkan mereka pada kegiatan-kegiatan positif,” ujar Kuwu Jatibarang Baru, Abdul Fitri.

Selain itu, Abdul menyebut, Pemdes Jatibarang Baru juga bekerja sama dengan seluruh unsur terkait, mulai dari Pemerintah Kecamatan Jatibarang, Polsek Jatibarang, Koramil Jatibarang, hingga lembaga desa seperti RT, RW, Karang Taruna, dan masyarakat setempat untuk menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

“Kami juga memberikan penekanan kepada para orang tua agar selalu memonitor anak-anaknya, memberi batasan jam keluar rumah, dan yang terpenting memeriksa telepon genggam mereka, apakah ada grup-grup yang mencurigakan. Karena aksi tawuran pelajar kemarin itu sudah direncanakan sebelumnya, dan yang miris sampai menimbulkan korban jiwa,” tuturnya.

Tak ingin kejadian serupa kembali terulang, Pemerintah Desa Jatibarang Baru membentuk petugas piket yang secara rutin bergerak memantau situasi di setiap sudut desa, terutama di titik-titik yang dianggap rawan menjadi tempat berkumpulnya remaja atau pelajar.

“Pemdes selalu mobile setiap siang, sore, dan malam hari untuk memonitor situasi wilayah agar tercipta Jatibarang yang aman dan kondusif. Orang tua juga jangan lengah dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya,” jelas Abdul.

Insiden tawuran di Jalan Pantura Jatibarang Baru, tepatnya di Jembatan Cimanuk, yang terjadi pada Senin (4/5/2026) petang itu menewaskan salah satu pelajar SMP berinisial F. Peristiwa tersebut mendapat respons cepat dari jajaran Polres Indramayu.

Dalam kasus ini, Polres Indramayu telah mengamankan tujuh pelajar yang masing-masing berinisial R, W, A, N, H, RM, dan HK.

0 Komentar