MANCHESTER – Persaingan juara Premier League musim 2025/2026 semakin ketat setelah Manchester City terus menempel Arsenal di papan atas klasemen.
Selisih kedua tim kini hanya 2 poin saja. Kemenangan tersebut membuat The Citizens hanya terpaut dua poin dari Arsenal.
Menariknya, ada satu tim yang berpotensi menjadi penentu perebutan gelar antara Arsenal dan City, yakni Crystal Palace.
Baca Juga:Guru Swasta di Indramayu Mengadu ke DPRD, Minta Perhatian Pemerintah soal KesejahteraanTerkait Perubahan Susunan Perangkat Daerah, DPRD Indramayu Bentuk Pansus
Pada Kamis (14/5) dini hari WIB, Manchester City berhasil menaklukan Crystal Palace dengan skor 3-0.
Crystal Palace juga akan menghadapi Arsenal pada pekan terakhir kompetisi, 24 Mei mendatang.
Pelatih Palace, Oliver Glasner menegaskan bahwa fokusnya hanya untuk kepentingan timnya sendiri, bukan membantu Arsenal maupun Manchester City dalam perebutan gelar.
“Aku tidak bertanggung jawab atas Arsenal maupun City. Tugasku hanya memberikan yang terbaik untuk Crystal Palace,” ujar Glasner seperti dikutip dari Manchester Evening News.
Ia menambahkan, dirinya dibayar untuk membawa Palace tampil maksimal, bukan menentukan siapa yang layak menjadi juara Premier League musim ini. Musim ini sendiri Glasner berhasil membawa Palace melaju hingga final Liga Konferensi Europa.
Sementara itu, menurut laporan The Sun, Arsenal memiliki keuntungan tersendiri saat menghadapi Crystal Palace. Hal itu bukan hanya karena laga dimainkan pada pekan terakhir, tetapi juga terkait transfer Eberechi Eze ke Arsenal pada awal musim ini.
The Gunners disebut merekrut gelandang serang tersebut dari Palace dengan nilai transfer mencapai GBP 60 juta atau sekitar Rp1,42 triliun.
Baca Juga:Arsenal Menang Tipis 1-0 atas West Ham, Gol Penyeimbang Dianulir VARAC Milan Terancam Turun dari Empat Besar setelah Dikalahkan Atalanta 2-3
Dalam kesepakatan transfer itu terdapat klausul bonus senilai GBP 10 juta atau sekitar Rp236,7 miliar yang harus dibayarkan Arsenal apabila Eze berhasil membantu klub meraih gelar juara Premier League. Bonus tersebut bisa saja gagal didapat Palace jika mereka berhasil mengalahkan Arsenal dan menggagalkan peluang The Gunners menjadi juara.
Di sisi lain, ambisi Manchester City untuk mempertahankan peluang juara akan diuji dua klub yang sama-sama ditangani pelatih asal Spanyol, yakni AFC Bournemouth dan Aston Villa. Bournemouth dilatih Andoni Iraola, sedangkan Aston Villa ditangani Unai Emery. Keduanya akan menjadi lawan City pada dua pekan terakhir musim ini.
