Sementara bagi warga yang tidak masuk kategori penerima bantuan, pemerintah desa menyiapkan program pemberdayaan ekonomi melalui budidaya jamur. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di desa.
Ke depan, lanjut Rusmono, Pemdes Malangsemirang menargetkan mampu memproduksi media tanam jamur atau baglog secara mandiri sehingga dapat berkembang menjadi sentra budidaya jamur dari hulu hingga hilir.
“Jamur ini punya prospek ekonomi yang cukup menjanjikan. Harga jamur sekitar Rp15 ribu per kilogram. Jamur juga dapat diolah menjadi jamur crispy sehingga nilai jualnya bisa lebih tinggi hingga Rp75 ribu per kilogram,” ujarnya. (oni)
