JAKARTA – Institut Pariwisata Trisakti (IPT) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pariwisata, perhotelan, dan industri kreatif.
Melalui pengembangan program pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri, kampus pariwisata ternama ini kini memiliki tujuh program studi unggulan mulai dari jenjang doktoral hingga sarjana terapan.
Kampus ini menarik untuk diulas, karena menjadi magnet dan pilihan kalanganan profesional, dengan berbagai latar profesi yang bergerak di dalam negeri maupun lintas benua, khususnya mereka yang menempuh jenjang magister.
Baca Juga:HUT Ke-27 PNM, Himpun 17 Ton Donasi Pakaian dan Berdayakan Ratusan Usaha Laundry Nasabah Mata Kuliah Lapangan di Kaduela & Cibuntu, Mahasiswa IPT Dorong Pariwisata Berkelanjutan di Kuningan
Sekretaris Program Pascasarjana IPT Emul Mulyanurdin menjelaskan, ketujuh program studi yang ada, dirancang untuk menjawab tantangan perkembangan industri pariwisata dan hospitality yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Adapun program studi yang tersedia meliputi S3 Doktor Pariwisata, S2 Magister Pariwisata, S1 Pariwisata, S1 Bisnis Digital, S1 Kewirausahaan, Sarjana Terapan (D4) Pengelolaan Perhotelan, serta Sarjana Terapan (D4) Usaha Perjalanan Wisata.
Seluruh program didukung pendekatan pembelajaran berbasis praktik, industri, dan pengembangan kompetensi global.
Selain memperkuat program studi, juga mengembangkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja, kompetensi profesional, maupun pembelajaran formal dan nonformal yang telah dimiliki calon mahasiswa.
Poin ini menjadi sebuah interest bagi kalangan profesional, karena karir yang dibangun selama ini diakui secara akademik dalam program RPL.
Saat ini, skema RPL tersedia pada beberapa program studi, yakni S2 Magister Pariwisata, S1 Pariwisata, Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan, dan Sarjana Terapan Usaha Perjalanan Wisata.
Program tersebut dinilai menjadi solusi bagi para profesional yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus mengulang seluruh proses pembelajaran dari awal.
Baca Juga:Jurusan BSA UINSSC Hadirkan Akademisi Malaysia dalam Program Guest Lecturer InternasionalFGD UINSSC–ICESCO UIS Malaysia Matangkan Draft MoU Tridharma Perguruan Tinggi
Menurut Emul Mulyanurdin, program RPL merupakan bentuk inovasi akademik yang bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi secara lebih fleksibel dan inklusif, khususnya bagi pelaku industri pariwisata, hospitality, dan perjalanan wisata.
“Melalui program RPL, Institut Pariwisata Trisakti memberikan kesempatan bagi individu yang telah memiliki pengalaman kerja dan kompetensi di bidangnya untuk melanjutkan pendidikan secara lebih efektif dan terstruktur, tanpa mengesampingkan standar mutu akademik,” ujarnya.
