Namun, dukungan berupa kendaraan operasional dari pemerintah pusat sudah mulai disalurkan ke wilayah yang fisiknya paling siap. “Setahu saya belum (kucuran dana, red). Sejauh ini baru yang didukung kendaraan operasional, tapi itu baru di Kelurahan Kesenden. Salah satu syarat mendapatkan bantuan operasional adalah bangunan fisiknya harus sudah selesai dan siap beroperasi secara komprehensif. Artinya yang di Kesenden sudah siap,” jelas Iing.
Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah akibat pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) yang dialami hampir seluruh pemda di Indonesia, tidak akan menyurutkan semangat pemda dalam mendukung KMP. Melalui kerja sama dengan pihak ketiga seperti PT Agrinas dan para pengurus, gerakan Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat tetap berjalan demi kemandirian ekonomi masyarakat. (abd)
