Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal lahirnya budaya baru di lingkungan Universitas Majalengka yang mengedepankan profesionalisme, integritas, kebijaksanaan dalam memimpin, dan ketulusan dalam melayani.
“Semoga kita tidak hanya pulang membawa kenangan, tetapi juga membawa kesadaran baru, komitmen baru, dan energi baru untuk bekerja lebih baik serta memberikan kontribusi nyata bagi Unma,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM), Komjen Pol (Purn) Drs Nanan Soekarna MKom, mengatakan pencapaian visi Unma Bernas Berkualitas memerlukan soliditas dan sinergi seluruh unsur di lingkungan kampus.
Baca Juga:DKM Al Ikhlas dan Warga Patra Pesona Batulayang Gelar Santunan Anak Yatim, Perkuat Kepedulian SosialTradisi Ngasuro di Wanasalam Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian
“Kami berharap kegiatan ini mampu menyatukan hati, membangun komitmen, dan melahirkan legacy bagi Unma sesuai peran masing-masing,” ujarnya.
Nanan menjelaskan, sebagai Ketua Pengurus YPPM, dirinya berkewajiban menyelaraskan kepengurusan yayasan, jajaran rektorat, para dekan, wakil dekan, hingga dosen agar memiliki visi dan frekuensi yang sama dalam mewujudkan cita-cita universitas.
“Retreat ini menjadi sarana untuk menyatukan langkah dan memperkuat transformasi manajerial maupun kepemimpinan sehingga seluruh unsur dapat bergerak menuju visi Unma Bernas Berkualitas,” tandasnya. (ono)
