KUNINGAN – Dewan Kemakmuran Musala (DKM) Al Ikhlas Perum Patra Pesona Batulayang bersama warga dan Ketua RT 019 menggelar kegiatan santunan anak yatim di Musala Al Ikhlas, Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial masyarakat sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Acara diisi dengan doa bersama, tausiah keagamaan, dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim di lingkungan sekitar.
Ketua DKM Al Ikhlas, Haji Muhammad Fitri, mengatakan kegiatan santunan merupakan agenda sosial yang bertujuan menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dari lingkungan sekitarnya.
Baca Juga:Tradisi Ngasuro di Wanasalam Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar meresmikan gerai pertama AZKO di Kabupaten Kuningan
“Kegiatan ini bukan hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian kepada anak-anak yatim. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri dan selalu menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat di lingkungan ini,” ujar Haji Muhammad Fitri.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, para donatur, serta pengurus lingkungan yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan lancar. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang harmonis dan penuh keberkahan.
“Kami bersyukur karena kegiatan ini mendapat dukungan luar biasa dari warga. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan menjadi budaya yang menguatkan kehidupan sosial masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua RT 19 Perum Patra Pesona Batulayang, Irfan Sofyan, menilai kegiatan santunan anak yatim merupakan cerminan kepedulian sosial yang perlu terus dipelihara di tengah kehidupan masyarakat modern.
Menurutnya, kolaborasi antara DKM, warga, dan para donatur menunjukkan bahwa nilai gotong royong masih tumbuh kuat di lingkungan Perum Patra Pesona Batulayang.
“Alhamdulillah, warga sangat antusias mendukung kegiatan ini. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi anak-anak yatim dan menjadi ladang amal bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Irfan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga:Pemkab Kuningan Diingatkan Tak Terjebak Euforia dan Puas Diri Atas Raihan WTP Perpisahan SDN Ciborelang 3 yang Sederhana Namun Penuh Makna
Melalui kegiatan tersebut, DKM Al Ikhlas dan warga Perum Patra Pesona Batulayang berharap semangat berbagi tidak hanya hadir dalam momen tertentu, tetapi menjadi bagian dari budaya kehidupan sehari-hari. Selain membantu secara materi, santunan anak yatim juga menjadi sarana memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
