MAJALENGKA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara menjadi momentum bagi Polres Majalengka untuk menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional, khususnya swasembada pangan melalui pengembangan komoditas jagung.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi SH SIK MM saat memimpin upacara HUT ke-80 Bhayangkara, Rabu (1/7), mengungkapkan bahwa dari target perluasan lahan tanam jagung seluas 2.000 hektare, jajaran Polres bersama Polsek berhasil merealisasikan penanaman di lahan seluas 1.797 hektare atau mencapai 89,88 persen dari target.
“Lahan tersebut tersebar di berbagai kecamatan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Rita.
Baca Juga:Libur MBG Bikin Harga Kebutuhan Pokok Seperti Ayam dan Telur Ikut TurunSempat Gagal ke Provinsi karena Kelalaian Panitia, Ratu Nasya Akhirnya Wakili Indramayu di Porsadin Jawa Barat
Selain menjadi momentum memperkuat komitmen terhadap ketahanan pangan, peringatan HUT ke-80 Bhayangkara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi. Penghargaan diberikan kepada anggota yang dinilai aktif, berdedikasi, dan inovatif, termasuk personel yang menjadi penggerak program ketahanan pangan di wilayah tugasnya.
Rita berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani terus diperkuat agar Majalengka mampu menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing di sektor pangan.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Majalengka. Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Majalengka yang terlibat langsung mendampingi petani dalam mendukung peningkatan produksi jagung.
“Sinergi antara Polres dan masyarakat merupakan akselerasi yang luar biasa. Pemkab Majalengka berkomitmen menjaga surplus produksi jagung, salah satunya melalui penambahan areal tanam baru demi meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Eman.
Menurut Eman, pada 2025 Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka menargetkan luas tanam jagung mencapai 18.456 hektare dengan proyeksi produksi sebesar 133.839 ton.
Saat ini, Kecamatan Maja menjadi sentra produksi jagung terbesar di Kabupaten Majalengka dengan hasil panen mencapai 34.147 ton. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Bantarujeg dengan produksi mencapai 30.826 ton. (ono)
