RADARCIREBON.ID- TEXAS– Pertandingan yang ditunggu-tunggu akhirnya siap berlangsung. Ya, Portugal vs Spanyol, adalah duel yang dinantikan pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Pertandingan penuh gengsi tersebut digelar di AT&T Stadium, Texas, Amerika Serikat, dini hari nanti WIB (siaran langsung TVRI/TVRI Sport/MaxStream/FolaPlay, Selasa 7 Juli 2026 pukul 02.00 WIB).
Bertajuk Derby Iberia, duel kedua tim diperkirakan akan berlangsung ketat dan sarat tensi. Meski demikian, Spanyol dinilai memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan berkat performa yang lebih stabil sepanjang Piala Dunia FIFA 2026, sekaligus mengamankan satu tempat di babak perempat final.
Pertemuan Portugal dan Spanyol memang menjadi salah satu laga paling menarik di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Kedua tim akan memperebutkan tiket ke perempat final dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit sejak menit pertama.
Baca Juga:Melihat Lagi Penataan Ikon Baru Kota Cirebon, Penataan Hilir Kalibaru Masih Menanti AnggaranPemerintah Percepat Digitalisasi Administrasi dan Pelayanan
Laga ini juga menghadirkan duel dua generasi. Portugal masih mengandalkan pengalaman Cristiano Ronaldo, sementara Spanyol datang dengan kekuatan pemain-pemain muda yang dipimpin Lamine Yamal.
Rivalitas panjang antara kedua negara di Semenanjung Iberia, dipastikan membuat atmosfer pertandingan semakin panas. Selain gengsi regional, kualitas skuad yang dimiliki masing-masing tim menjadikan duel ini layak disebut sebagai salah satu pertandingan terbesar pada fase gugur Piala Dunia FIFA 2026.
Portugal memastikan langkah ke babak 16 besar usai menundukkan Kroasia 2-1 dalam laga dramatis. Tim asuhan Roberto Martinez harus berjuang hingga akhir pertandingan untuk mempertahankan keunggulan setelah gol penyeimbang Kroasia dianulir melalui teknologi offside pada masa injury time.
Kemenangan tersebut memiliki arti tersendiri bagi Portugal. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia FIFA 1966, mereka kembali mampu memenangkan pertandingan Piala Dunia setelah sempat tertinggal lebih dahulu.
Portugal juga datang dengan modal kepercayaan diri tinggi berkat perpaduan pemain senior dan talenta yang sedang berada di usia terbaik. Cristiano Ronaldo tetap menjadi ujung tombak utama, didukung sederet pemain berkualitas seperti Bruno Fernandes, Rafael Leao, Vitinha, Ruben Neves, dan Ruben Dias.
Meski memiliki materi pemain yang mumpuni, Portugal masih memiliki catatan yang harus diperbaiki saat memasuki fase gugur. Dalam beberapa turnamen besar terakhir, mereka gagal melangkah lebih jauh setelah tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2010, Piala Dunia FIFA 2018, dan Euro 2020.
