Sementara itu, Pjs GM Project R&P Balongan, Ashabul Kahfi memaparkan keberhasilan proyek yang berlangsung selama 19 bulan tersebut dari sisi manajemen proyek. Menurutnya, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan menerapkan prinsip operational excellence.
“Berdasarkan parameter proyek, kami berhasil mencapai Schedule Performance Index sebesar 1,0 yang menunjukkan proyek selesai tepat waktu (on time), serta Cost Performance Index sebesar 1,77, yang berarti proyek ini dapat diselesaikan di bawah anggaran yang telah direncanakan (under budget),” jelasnya.
Diketahui, pekerjaan restorasi berskala besar tersebut berhasil diselesaikan oleh Project R&P Balongan dengan menggandeng PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sebagai mitra pelaksana. Melalui restorasi total tersebut, keandalan operasional kilang berhasil dipulihkan secara optimal guna menunjang keamanan pasokan energi nasional. (oni)
