RADARCIREBON.ID – Jembatan Cilengke yang menghubungkan Desa Ciparay dan Desa Leuwimunding, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, belum juga diperbaiki meski telah rusak selama hampir tujuh bulan.
Kerusakan pada jembatan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat di kedua desa. Bagian tengah jembatan di sisi selatan ambles sehingga akses kendaraan roda empat terputus dan hanya dapat dilalui sepeda motor dengan sangat hati-hati.
Kepala Desa Ciparay, Saidi, mengatakan kerusakan terjadi setelah pondasi jembatan tergerus luapan Sungai Cikadongdong akibat tingginya curah hujan pada awal Januari 2026.
Baca Juga:Petani Ligung Krisis Air, Bupati Eman Gerak Cepat Minta BBWS Turun TanganSemangat HUT ke-25, Partai Demokrat Hadirkan Rumah Layak untuk Marbot Musala di Kuningan
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Cikadongdong meluap dan menggerus pondasi jembatan. Akibatnya badan jembatan ambles. Hingga sekarang belum ada perbaikan dari instansi terkait,” kata Saidi.
Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Leuwimunding bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Desa Ciparay telah meninjau lokasi tidak lama setelah jembatan rusak.
“Hingga kini sudah hampir tujuh bulan belum juga diperbaiki. Padahal pemerintah kecamatan sudah berkoordinasi dengan Pemkab Majalengka melalui BPBD,” ujarnya.
Saidi menegaskan, pemerintah desa terus proaktif melaporkan kerusakan infrastruktur, baik jalan maupun jembatan, agar segera mendapat penanganan.
Ia menjelaskan, amblesnya Jembatan Cilengke bermula saat hujan deras mengguyur wilayah hulu Sungai Cikadongdong. Debit air yang meningkat menyebabkan pondasi bagian bawah jembatan tergerus hingga akhirnya amblas.
“Pondasi bawah hilang sehingga badan jembatan ambles. Saat ini akses hanya bisa dilalui sepeda motor, padahal sebelumnya kendaraan roda empat masih bisa melintas,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Desa Ciparay telah memasang pembatas menggunakan besi hollow dan bambu di lokasi jembatan yang rusak guna mencegah terjadinya kecelakaan.
Baca Juga:Reses di Cigadung dan Jambar, H Rokhmat Ardiyan Salurkan 400 Sambungan Listrik Gratis Perampok Berpistol Tembak Dua Karyawan Minimarket di Jatiwangi
“Kami memasang pembatas agar masyarakat tidak melintas sembarangan. Kami berharap Pemkab Majalengka segera memperbaiki Jembatan Cilengke sehingga aktivitas warga kembali normal,” katanya.
Sementara itu, seorang pengendara sepeda motor, Amir (53), mengaku khawatir melintasi jembatan tersebut karena kondisinya semakin memprihatinkan.
“Kalau malam saya tidak berani lewat sini karena khawatir jembatan kembali ambruk. Bagian yang masih tersisa juga dikhawatirkan tidak mampu menahan beban karena setiap hari masih dilintasi warga dari kedua desa,” ujarnya, Kamis (30/7). (ono)
