Petani Ligung Krisis Air, Bupati Eman Gerak Cepat Minta BBWS Turun Tangan

Kekeringan ligung majalengka
Bupati Majalengka Eman Suherman meninjau lokasi irigasi di Kecamatan Ligung untuk memastikan percepatan penanganan krisis air bagi petani.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Keluhan petani di Kecamatan Ligung yang kesulitan memperoleh air irigasi mendapat perhatian langsung dari Bupati Majalengka, Eman Suherman. Saat bertemu dengan para petani di Desa Burujul Kulon, Kecamatan Ligung, Kamis (30/7), Eman mendengarkan langsung keresahan warga yang khawatir gagal panen akibat kekeringan.

“Di Ligung ini masyarakat masih harap-harap cemas. Berhasil panen atau tidak, semuanya bergantung pada ketersediaan air,” ujar Eman di hadapan para petani.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Majalengka menindaklanjuti persoalan kekeringan yang juga pernah terjadi di Kecamatan Jatitujuh dan Kertajati.

Baca Juga:Semangat HUT ke-25, Partai Demokrat Hadirkan Rumah Layak untuk Marbot Musala di KuninganReses di Cigadung dan Jambar, H Rokhmat Ardiyan Salurkan 400 Sambungan Listrik Gratis 

Eman mengatakan, saat awal menjabat sebagai bupati, dirinya langsung meminta dukungan pembangunan sodetan dari Bendungan Rentang untuk mengatasi krisis air di wilayah Jatitujuh.

“Sebelumnya saya sudah bertemu dengan petani di Jatitujuh dan Kertajati yang mengalami persoalan serupa. Karena itu, saat pertama menjabat saya langsung meminta bantuan pembangunan sodetan dari Bendungan Rentang,” katanya.

Menurut Eman, upaya tersebut kini telah membuahkan hasil. Aliran air ke wilayah Jatitujuh kembali normal sehingga petani dapat kembali menggarap sawahnya.

“Saya anak petani dan berasal dari desa. Saya tahu bagaimana sulitnya mencari air untuk sawah. Apa yang dirasakan petani juga saya rasakan. Alhamdulillah persoalan di Jatitujuh sudah bisa diatasi,” ujarnya.

Persoalan kekeringan di Ligung kembali menjadi perhatian setelah keluhan petani yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka sekaligus Ketua DPC PKB Majalengka, Kombes Pol (Purn) Dr H Juhana Zulfan MM, ramai diperbincangkan di media sosial.

Mengetahui hal tersebut, Eman mengaku langsung menghubungi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus, untuk meminta penanganan segera.

“Saat mengetahui persoalan itu dari media sosial, hari itu juga saya menghubungi Kepala BBWS. Alhamdulillah langsung dilakukan survei lapangan. BBWS bergerak cepat,” katanya.

Baca Juga:Perampok Berpistol Tembak Dua Karyawan Minimarket di JatiwangiAnggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan Salurkan 242 Beasiswa PIP untuk Pelajar Kuningan

Ia meminta BBWS menyiapkan langkah penanganan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

“Saya meminta BBWS menyiapkan solusi jangka pendek sekaligus memikirkan penanganan jangka panjang. Kami datang ke lokasi untuk memastikan penanganan segera dilakukan. Saya mengapresiasi respons cepat dari BBWS,” ujarnya.

0 Komentar