Mobil Pikap Rombongan Pengantin Dihajar Truk Hino di Pantura Indramayu

Mobil Pikap Rombongan Pengantin Dihajar Truk Hino
RINGSEK: Kondisi mobil pikap pengantar rombongan pengantin asal Kecamatan Lelea mengalami rusak parah setelah terlibat kecelakaan di pantura Kiajaran Kulon, Lohbener, Minggu (12/7/2026). Foto: Anang Syahroni/Radar Indramayu
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- INDRAMAYU- Kecelakaan maut menewaskan 11 orang terjadi di jalur Pantura Indramayu, tepatnya di by pass Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Di lokasi itu, kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan. Yakni mobil pikap Gran Max nomor polisi E 8559 RB, Hino Wing boks nomor polisi B 9260 TEV, dan truk Hino bak terbuka dengan nomor polisi E 8846 BA.

Korban meninggal dunia merupakan penumpang pikap Gran Max. Berdasarkan keterangan saksi, kendaraan pikap rombongan pengantar pengantin itu dikemudikan oleh Warkidi dengan membawa 17 penumpang. Mobil itu melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Saat berhenti di lajur kanan untuk berbelok arah, seketika ditabrak dari belakang oleh truk Hino Wing box bernomor polisi B 9260 TEV yang dikemudikan oleh Ibad.

Benturan tersebut menyebabkan pikap terdorong ke depan hingga melewati jalur berlawanan. Saat bersama datang mobil truk Hino bak terbuka bernomor polisi E 8846 BA yang dikemudikan Abdul Muhi. Tabrakan keras pun tak bisa dihindari. Bagian kiri mobil pikap dihantam truk Hino, mengakibatkan penumpang pikap terlempar.

Baca Juga:Haji 2027, Beban Jamaah Haji akan DipangkasArgentina vs Swiss Piala Dunia 2026, Siapkan Segala Cara Hentikan Messi

Akibat kecelakaan tersebut, 11 orang penumpang pikap meninggal dunia. Selain itu, pengemudi pikap dan penumpang lainnya mengalami luka-luka. Ketiga kendaraan yang terlibat tabrakan juga mengalami kerusakan cukup parah.

Adapun korban meninggal yang ada di RS Mitra Plumbon Widasari adalah Yuna, Albara, dan Warkidi. Sementara korban meninggal dunia yang ada di RS Bhayangkara Indramayu adalah Ikbal, Karnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, dan Riyanto. Semuanya warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP M Fajar Gemilang melalui Kasat Lantas AKP Undang Syarif Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut. Hingga tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB, pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait identitas korban serta penyelidikan penyebab pasti kecelakaan. (oni)

0 Komentar