KKN-T UNMA Desa Sunalari Gelar Penyuluhan Budidaya Padi Sistem PM-AAS dan Pengenalan Hidroponik

kkn UNMA
Mahasiswa KKN-T Unma Desa Sunalari menggelar kegiatan Penyuluhan Budidaya Padi Sistem PM-AAS dan Pengenalan Hidroponik sebagai upaya meningkatkan wawasan masyarakat dalam bidang pertanian.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Majalengka (Unma) Desa Sunalari menggelar kegiatan Penyuluhan Budidaya Padi Sistem PM-AAS dan Pengenalan Hidroponik. Hal itu sebagai upaya meningkatkan wawasan serta pengetahuan masyarakat di bidang pertanian.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Wawasan Masyarakat melalui Budidaya Padi Sistem PM-AAS serta Pemanfaatan Pekarangan dengan Hidroponik”. Penyuluhan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN-T terhadap potensi pertanian yang dimiliki Desa Sunalari.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan memeroleh pengetahuan dan wawasan baru mengenai berbagai inovasi di bidang pertanian yang dapat diterapkan sesuai kondisi serta potensi lingkungan setempat.

Baca Juga:Komunitas Belajar SDN Bima Hadirkan Pustakawan Berprestasi ASEAN untuk Menguatkan Budaya Baca GuruDebit Air Waduk Cipancuh Menyusut, Ratusan Warga Ramai-Ramai Tangkap Ikan

Dalam kegiatan ini, terdapat dua materi utama yang disampaikan oleh dua orang narasumber. Materi pertama membahas budidaya padi dengan sistem PM-AAS, mulai dari pengenalan metode, penerapan dalam proses budidaya, hingga manfaat yang dapat diperoleh dalam mendukung peningkatan hasil pertanian. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan wawasan bagi para petani dalam mengembangkan teknik budidaya padi yang lebih efektif dan optimal.

Sementara itu, materi kedua membahas pengenalan hidroponik sebagai salah satu alternatif pemanfaatan lahan pekarangan. Dalam sesi ini, masyarakat diperkenalkan dengan konsep dasar hidroponik serta peluang pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran.

Dengan memanfaatkan lahan yang terbatas, hidroponik diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang kegiatan produktif di lingkungan masyarakat.

Kegiatan penyuluhan tersebut dihadiri oleh para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, aparat Desa Sunalari, kelompok tani, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian.

Selain itu, kegiatan ini juga mengundang mahasiswa KKN-T Desa Cipulus sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antarkelompok KKN-T dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti penyampaian materi dengan penuh perhatian serta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Interaksi antara narasumber dan peserta menjadikan kegiatan penyuluhan tidak hanya sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman serta membahas berbagai persoalan pertanian yang dihadapi masyarakat.

0 Komentar