RADARCIREBON.ID – Suasana haru menyelimuti rumah duka keluarga korban kecelakaan maut di Jalan Raya Gronggong, Desa Sukarasa, Kecamatan Darma.
Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, didampingi sang istri, Hj Ela Helayati SSos, datang langsung untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya tiga anggota keluarga, yakni Enggar Amicithya Kautsar, Neneng Intan Permatasari, serta putra kedua mereka yang masih bayi, Naraya Anashera Kautsar.
Baca Juga:Dana Desa Terpangkas, Warga Sukasari Keluhkan Infrastruktur Rusak Polres Kuningan Bongkar 11 Kasus Narkoba, 5 Residivis dari 12 Tersangka Ditahan
Sementara itu, putri sulung keluarga tersebut, Lovanya Evelyn Kautsar (11), berhasil selamat dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Gunung Jati, Cirebon.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” ujar Bupati Dian.
Tak hanya menyampaikan simpati, Bupati Dian juga memastikan Pemerintah Kabupaten Kuningan akan memberikan pendampingan kepada keluarga korban, termasuk membantu proses pengurusan santunan Jasa Raharja agar dapat berjalan dengan cepat dan lancar.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan anak korban yang selamat, Bupati Dian menyatakan Pemkab Kuningan akan memberikan beasiswa kepada Lovanya hingga menyelesaikan pendidikannya.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi psikologis Lovanya pulih setelah mengalami musibah yang merenggut kedua orang tua dan adiknya.
“Yang paling penting sekarang adalah memulihkan kondisi psikologisnya. Setelah itu, pendidikan harus tetap berjalan. Pemerintah daerah akan memberikan beasiswa hingga pendidikannya selesai,” tegasnya.
Kunjungan tersebut turut didampingi Camat Darma, Denny Rosmayadi, SSTP MSi.
Diketahui, kecelakaan tragis itu terjadi pada Senin (13/7/2026). Sebuah truk pengangkut air mineral diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan Gronggong. Kendaraan kemudian hilang kendali, masuk ke jalur berlawanan, dan menabrak sepeda motor yang ditumpangi keluarga korban. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, sementara seorang anak berhasil selamat namun mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan. (ags)
