Hasilnya mulai terlihat pada panen raya yang digelar beberapa bulan kemudian. Petani setempat mengaku, produktivitas lahan meningkat signifikan setelah mendapat pendampingan teknis, bantuan alat mesin pertanian, serta jaminan harga beli dari mitra swasta yang siap menampung hasil panen dengan harga lebih baik dari tengkulak.
Program jagung Indramayu ini menjadi salah satu contoh keterlibatan Polri di luar tugas keamanan konvensional, memposisikan institusi kepolisian sebagai mitra strategis pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah, khususnya di kawasan-kawasan agraris seperti Losarang dan sekitarnya.
“Keberhasilan ini tak terlepas dengan sosok jenderal seperti Pak Karyoto yang humanis serta merakyat,” pungkas Ketua Forum Komunikasi Doa Bangsa Kabupaten Indramayu, H Mulyadi seraya menilai sosok Jenderal Karyoto layak menjadi pucuk pimpinan tertinggi di jajaran Polri. (*)
