Selama periode bulan Januari hingga Juli, Damkar telah menangani sebanyak 687 kasus, yakni 74 kasus kebakaran dan 613 non kebakaran. Meskipun kasus penanganan masih di dominasi non kebakaran, namun dari data hingga Minggu 26 Juli 2026 kasus kebakaran alami peningkatan jika dilihat dari bulan lalu. “Hampir setiap hari ada kebakaran, bahkan hari Sabtu 25 Juli 2026, kita tangani 3 kasus kebakaran di Kecamatan Gabuswetan, Kedokanbunder, dan Indramayu,” ucap Jajat Minggu (26/7/2026) lalu.
Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam penanganan kejadian kebakaran maupun penyelamatan (non kebakaran). Jajat mengungkapkan, selama periode Januari-Juli, Damkar Indramayu telah menangani berbagai peristiwa, mulai dari kebakaran rumah, lahan dan ilalang, gudang, tempat usaha, hingga kebakaran akibat pembakaran sampah yang ditinggalkan. Selain itu, penanganan non kebakaran seperti evakuasi ular, sarang tawon, penyelamatan hewan, serta membantu petani membuka akses Solokan air yang macet.
“Seluruh personel Damkar Indramayu tetap siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan cepat, tepat, dan profesional demi melindungi keselamatan jiwa serta meminimalkan kerugian akibat kebakaran maupun kondisi darurat lainnya,” ujarnya.
Baca Juga:BUMDes Arya Kamuning Kerahkan Karyawan Telaga Biru dan Sideland dalam Lomba Mini Soccer Sambut HUT RIPercepat Akses Ekonomi Desa Cipancuh, Kodim Indramayu Bersama Warga Bangun Jembatan
Jajat mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu untuk tidak membakar sampah, ilalang, maupun lahan kosong, karena api dapat dengan mudah merambat akibat cuaca panas dan angin kencang. Pastikan juga instalasi listrik dalam kondisi aman, jangan meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan, dan segera laporkan apabila terjadi kebakaran atau keadaan darurat agar dapat segera ditangani oleh petugas Damkar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, dan kewaspadaan sejak dini merupakan langkah terbaik untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran,” pungkasnya. (oni)
