Knalpot Brong Mengganggu Warga, Satlantas Kuningan Turun ke Jalan dengan Patroli dan Imbauan Langsung

Satlantas Kuningan Turun ke Jalan dengan Patroli dan Imbauan Langsung
Knalpot Brong Mengganggu Warga, Satlantas Kuningan Turun ke Jalan dengan Patroli dan Imbauan Langsung
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis masih menjadi salah satu perhatian Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. Di wilayah Kecamatan Ciawigebang, kepolisian memperkuat pendekatan edukasi sekaligus pencegahan agar pelanggaran serupa tidak berkembang menjadi gangguan kenyamanan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan preemtif dan preventif yang menyasar langsung pengguna jalan. Selain memberikan sosialisasi tertib lalu lintas, personel Satlantas juga melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran maupun gangguan lalu lintas.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama melalui Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon mengatakan, penggunaan knalpot brong bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan teknis kendaraan. Suara bising yang ditimbulkan juga dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat di lingkungan sekitar.

Baca Juga:Pembangunan Jembatan Merah Putih di Jatitujuh DimulaiAtasi Gangguan Pasokan Air, Komisi III DPRD Minta PDAM Indramayu Perbaiki Infrastruktur 

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, untuk selalu tertib berlalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis selain merupakan pelanggaran, juga dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar,” ujar AKP Aktuin Moniharapon dalam keterangan persnya, Selasa (25/8/2026).

Menurut Aktuin, pendekatan yang dilakukan Satlantas tidak semata-mata mengandalkan penindakan. Edukasi dan sosialisasi justru diperkuat untuk membangun kesadaran pengendara sebelum pelanggaran terjadi. Imbauan disampaikan secara langsung, termasuk melalui pengeras suara dari kendaraan Satlantas saat berada di tengah masyarakat.

“Upaya ini tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas menjadi suatu kebiasaan. Kami mengedepankan edukasi, imbauan dan pencegahan untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif,” katanya.

Peran keluarga juga dinilai penting, terutama dalam mengawasi penggunaan sepeda motor oleh anak-anak. Orang tua diminta memastikan kendaraan yang digunakan telah memenuhi kelengkapan serta persyaratan teknis dan tidak dimodifikasi dengan komponen yang berpotensi menimbulkan pelanggaran.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan mematuhi aturan, menggunakan kendaraan sesuai standar dan menghormati pengguna jalan lainnya,” pungkas Aktuin.

0 Komentar