“Pada kesempatan hari ini kita ambil langkah yang lebih awal dilaksanakan di bulan September. Mudah-mudahan masih banyak persiapan waktu yang bisa dipersiapkan untuk segala sesuatunya sehingga proses penebaran bibit sampai tanaman nanti bisa berjalan sesuai tata waktu,” kata Rehandy.
Ia menambahkan, keberhasilan persemaian akan dikawal melalui monitoring secara berjenjang. Pengawasan dilakukan jajaran Perhutani mulai dari tingkat KRPH, Asper/KBKPH, hingga Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, mengingat KPH Kuningan menjadi salah satu KPH dengan target persemaian cukup besar.
“Kita coba lakukan evaluasi monitoring berjenjang juga pengawalan dari teman-teman di sekitar, baik KRPH, Asper maupun dari tingkat divisi regional. Harapannya ini bisa berhasil di tahun ini, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Baca Juga:3 Hari di Medan Terjal Karhutla Ciremai, Kolaborasi Pemerintah dan Relawan MPA Sukses Padamkan KarhutlaKONI Kabupaten Indramayu Pastikan Semua Atlet Mengikuti Porprov Jabar
Kegiatan di Blok Cidudut tersebut diikuti jajaran RPH Cipakem, termasuk KRPH dan anggota, serta BKPH Garawangi yang terdiri atas Asper/KBKPH Garawangi dan anggota. Kegiatan penaburan menjadi tahapan awal untuk memastikan ketersediaan bibit pinus bagi agenda penanaman Perhutani KPH Kuningan tahun depan. (bud)
