Rumah di Cibingbin Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

Rumah di Cibingbin Terbakar.
Petugas Damkar Kuningan melakukan pemadaman rumah milik warga Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin, yang ludes terbakar diduga dipicu bara tungku yang menyambar kayu bakar kering.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Rumah warga di Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, ludes terbakar setelah api diduga berasal dari bara tungku yang digunakan untuk memasak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Rumah milik Nok Julaeha (50) itu luasnya sekitar 96 meter persegi. Api diketahui warga ketika sudah membesar dari bagian dapur dan dengan cepat merembet ke bagian depan bangunan.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan Andri Arga Kusumah mengatakan, kebakaran diketahui sejumlah warga yang sedang berada di kantin MI Negeri Sukaharja. Mereka melihat kobaran api dari rumah tersebut dan segera melaporkannya kepada aparat Desa Sukaharja.

Baca Juga:Pesanan Nasi Kotak Fiktif, Pelaku Catut Nama Kabid IKP Diskominfo KuninganKuwu Ambulu Sulap Hutan Mangrove Jadi Ekowisata, Ada Pelikan Migrasi Tiap April

Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada Polsek dan Koramil Cibingbin. Petugas Damkar Kuningan kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Api berawal dari bagian dapur dan sudah merembet ke bagian depan bangunan. Petugas kemudian langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman,” ujar Andri.

Sebanyak lima petugas Damkar Kuningan diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar 55 menit dengan dukungan Babinsa Koramil Cibingbin, anggota Polsek Cibingbin, aparat desa, serta warga setempat.

Dari keterangan warga, api diduga bermula dari tungku yang digunakan untuk memasak pada dini hari. Kayu bakar yang digunakan diduga belum benar-benar padam dan masih menyisakan bara.

Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan stok kayu bakar kering di sekitar tungku, sehingga api dengan cepat membesar dan merembet ke bagian bangunan lainnya. Rumah yang dihuni Nok Julaeha bersama seorang anak dan menantunya itu, akhirnya mengalami kerusakan berat hingga ludes terbakar.

Luas bangunan yang terdampak mencapai 12 x 8 meter atau sekitar 96 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Damkar mengingatkan, masyarakat untuk memastikan bara api pada tungku maupun sumber api lainnya benar-benar padam, terutama setelah aktivitas memasak, serta tidak menempatkan bahan mudah terbakar seperti kayu bakar di dekat sumber panas. (ags)

0 Komentar