Pesanan Nasi Kotak Fiktif, Pelaku Catut Nama Kabid IKP Diskominfo Kuningan

Pelaku usaha katering dan penyedia makanan di Kabupaten Kuningan diminta mewaspadai penipuan
Pelaku usaha katering dan penyedia makanan di Kabupaten Kuningan diminta mewaspadai penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan Kabid IKP Diskominfo Kuningan Nana Suhendra.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pelaku penipuan kembali memanfaatkan nama pejabat Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk meyakinkan calon korban. Kali ini, modus tersebut menyasar pelaku usaha katering, rumah makan, dan penyedia makanan dengan menawarkan pesanan nasi kotak dalam jumlah besar.

Pelaku menghubungi sejumlah pelaku usaha melalui WhatsApp menggunakan nomor 083840726189. Dalam komunikasinya, pelaku mengaku sebagai Nana Suhendra MPd, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan.

Untuk memperkuat penyamaran, pelaku juga menggunakan foto profil milik orang lain. Kepada calon korban, pelaku menawarkan atau memesan nasi kotak sebanyak 200 porsi dengan harga sekitar Rp40 ribu per kotak. Jika terealisasi, nilai pesanan tersebut mencapai sekitar Rp8 juta.

Baca Juga:Kuwu Ambulu Sulap Hutan Mangrove Jadi Ekowisata, Ada Pelikan Migrasi Tiap AprilDelapan Objek di Kabupaten Cirebon Resmi Menjadi Cagar Budaya, 591 Masih Berstatus Diduga

Modus tersebut terungkap setelah salah seorang pelaku usaha memilih melakukan konfirmasi langsung kepada Diskominfo Kabupaten Kuningan. Konfirmasi dilakukan untuk memastikan kebenaran pemesanan nasi kotak yang disebut-sebut berasal dari Nana Suhendra.

Setelah menerima informasi tersebut, Nana Suhendra menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan pemesanan nasi kotak melalui nomor WhatsApp tersebut. Ia juga memastikan nomor yang digunakan pelaku bukan nomor pribadinya.

Nana meminta pelaku usaha tidak mudah percaya terhadap pesan atau tawaran transaksi yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat lainnya. Menurutnya, setiap permintaan yang berkaitan dengan transaksi perlu diverifikasi terlebih dahulu untuk mencegah kerugian.

“Itu bukan saya. Saya tidak pernah memesan nasi kotak sebanyak 200 dengan menggunakan nomor tersebut. Nomor WhatsApp 083840726189 bukan nomor saya. Jika ada yang menghubungi dan mengatasnamakan saya untuk melakukan pemesanan, itu adalah penipuan,” tegas Nana.

Ia mengingatkan masyarakat, terutama pelaku usaha, agar meningkatkan kewaspadaan ketika menerima komunikasi dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai pejabat atau pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Kewaspadaan juga diperlukan apabila komunikasi tersebut mulai mengarah pada permintaan pembayaran, transfer uang, atau transaksi lainnya. Verifikasi identitas pemesan menjadi langkah penting sebelum barang atau makanan disiapkan.

“Mohon jangan dilayani atau melakukan transaksi sebelum memastikan kebenaran identitas dan pemesanannya. Silakan lakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang bersangkutan atau instansi terkait,” ujarnya.

0 Komentar