RADARCIREBON.ID – Hari pertama kompetisi menjadi momen yang tidak mudah bagi Felisa Louise. Berhadapan dengan peserta dari berbagai sekolah ternama di Indonesia, siswi SMAN 2 Kota Cirebon itu sempat merasa tertekan.
Namun, Felisa tidak ingin tekanan tersebut membuat langkahnya terhenti. Dukungan sang ibu menjadi penyemangat yang membuat kepercayaan dirinya kembali tumbuh.
“Alhamdulillah, Mama menguatkan mental saya untuk terus tampil. Saya bersyukur akhirnya bisa meraih medali,” ujar Felisa.
Baca Juga:Cegah Perceraian, Selamatkan Rumah Tangga Sebelum TerlambatGencarkan Sosialisasi "Gas Nikah di KUA", Tawarkan Layanan Nikah Gratis
Perjuangan itu akhirnya berbuah manis. Felisa berhasil membawa pulang medali perunggu dari Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang pendidikan menengah 2026.
Kompetisi yang berlangsung 14-20 September 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut menjadi pengalaman penting bagi Felisa. Bukan hanya karena berhasil meraih medali di tingkat nasional, tetapi juga karena ia harus beradaptasi dengan bidang yang relatif baru baginya.
Sebelum terjun ke dunia kecerdasan artifisial, Felisa lebih banyak mengasah kemampuan coding melalui competitive programming. Bahasa pemrograman yang biasa digunakannya adalah C++.
EKKA memberikan tantangan berbeda. Felisa harus menggunakan Python dan memahami berbagai konsep kecerdasan artifisial. Ia dituntut bukan sekadar mampu menulis kode, tetapi juga memahami persoalan, mengolah data, menentukan metode, hingga membangun model AI untuk menghasilkan solusi.
“Bagi saya, AI bukan hanya tentang menggunakan teknologi yang sudah ada, tetapi juga memahami bagaimana teknologi itu bekerja dan membuat model untuk menyelesaikan permasalahan tertentu,” tuturnya.
Untuk sampai ke podium, perjalanan Felisa cukup panjang. Pada tahap awal, ia harus bersaing dengan 2.317 peserta. Seleksi kemudian mengerucut menjadi 100 peserta. Persaingan kembali diperketat hingga tersisa 26 siswa.
Dari 26 peserta tersebut, hanya 12 siswa terbaik yang berhak memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu.
Baca Juga:Komisi III DPRD Perkuat Sarana Pengolahan Sampah4 Faktor Pemicu Perceraian di Kabupaten Cirebon
Nama Felisa akhirnya masuk dalam daftar 12 peserta terbaik tersebut. Medali perunggu pun menjadi buah dari proses panjang yang dijalaninya.
Lebih istimewa lagi, Felisa tercatat sebagai satu-satunya peserta perempuan yang meraih medali pada bidang kecerdasan artifisial dalam EKKA OSN 2026.
Dari Jawa Barat sendiri terdapat empat pelajar yang mengikuti kompetisi. Felisa menjadi satu-satunya peserta dari Kota Cirebon sekaligus berhasil membawa pulang medali dari ajang nasional tersebut.
