PT Longrich Indonesia Raih Penghargaan PMA Terbaik Pelaporan Kegiatan Penanaman Modal 2026

PT Longrich Indonesia membuktikan komitmennya
PT Longrich Indonesia membuktikan komitmennya dalam mengembangkan investasi di Kabupaten Cirebon. Perusahaan yang bergerak di industri manufaktur sepatu itu berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu perusahaan dengan pelaporan Penanaman Modal Asing (PMA) terbaik tahun 2026 dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – PT Longrich Indonesia membuktikan komitmennya dalam mengembangkan investasi di Kabupaten Cirebon. Perusahaan yang bergerak di industri manufaktur sepatu itu berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu perusahaan dengan pelaporan Penanaman Modal Asing (PMA) terbaik tahun 2026 dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Penghargaan yang diberikan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Bentuk apresiasi itu atas kepatuhan perusahaan dalam menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal, termasuk perkembangan dan penambahan investasinya.

Direktur PT Longrich Indonesia, Mr John, mengapresiasi perhatian dan kepedulian Pemkab Cirebon terhadap keberlangsungan dunia usaha, khususnya para investor yang telah menanamkan modalnya di daerah.

Baca Juga:Pedagang Pasar Tradisional di Kota Cirebon Tersisa 2.500 OrangPekan Depan Wahidin Diperbaiki, Anggaran Rp7,6 Miliar

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Kabupaten Cirebon.

“Longrich mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap investor. Kedepan, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan dan membesarkan investasi di Kabupaten Cirebon,” ujar Mr John.

Diungkapkannya, sejak mulai beroperasi pada 2021, PT Longrich Indonesia terus mengembangkan kegiatan produksinya. Perusahaan padat karya ini telah memproduksi berbagai produk untuk sejumlah merek atau brand.

“Dari sisi ketenagakerjaan, keberadaan perusahaan juga memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Sekitar 28 ribu pekerja terserap dalam kegiatan produksi yang bersifat padat karya,” terangnya.

Kata Mr John, lebih dari 70 persen di antaranya merupakan warga lokal. Capaian itu memperlihatkan besarnya kontribusi investasi industri terhadap penyerapan tenaga kerja. Termasuk, aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Cirebon, Dr Hilmy Rivai MPd menyampaikan, apresiasi berupa penghargaan bagi perusahaan dengan Pelaporan Kegiatan Penanaman Modal (PKPM) terbaik merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

“Proses penilaian tahun ini berlangsung selama satu bulan, mulai 5 Oktober hingga 4 November 2026,” katanya.

Baca Juga:Polres Kuningan bersama Pemkab Kuningan Musnahkan 3.639 Botol MirasBupati Kuningan Keluarkan Delapan Instruksi Siaga Bencana

Menurutnya, penilaian mencakup laporan kegiatan penanaman modal dari berbagai kategori perusahaan, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun PMA, termasuk perusahaan berskala besar, mikro, dan kecil.

“Semua dinilai berdasarkan laporan kegiatan penanaman modalnya. Dari masing-masing kategori kemudian dipilih tiga perusahaan terbaik,” jelasnya.

Hilmy menerangkan, pelaporan kegiatan penanaman modal bukan sekadar kewajiban administratif perusahaan.

0 Komentar