CIREBON, RADARCIREBON.ID – Menjelang Ramadhan dan harjad ke-541 Kabupaten Cirebon, Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mengunjungi tanah kelahirannya di RT02/03 Blok Pesantren Desa Penpen Kecamatan Mundu.
Bupati yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon itu tidak hanya silaturahmi dengan kerabat, tetangga dan teman dekatnya.
Di tanah kelahirannya tersebut, Bupati Imron membagikan santunan kepada ratusan anak yatim.
Ada sekitar 234 anak yatim yang mendapatkan santunan dari bupati, dimana 168 anak yatim dari Desa Penpen, sedangkan sisanya anak yatim dari seluruh desa di Kecamatan Mundu.
BACA JUGA: Pentas Seni PAI Se-Kecamatan Sumber Sukses, SDN 2 Tukmudal Juara Umum
Masyarakat Desa Penpen sangat tidak asing dengan sosok Bupati Imron. Masyarakat desa menyambut meriah kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Cirebon ini.
Begitupun Bupati Imron, yang sudah saling mengenal dengan mayoritas warga yang merupakan teman kecilnya sudah tidak asing.
Sehingga banyak obrolan diantara mereka. Acara santunanpun digelar tepat di depan rumah tempat kelahiran Bupati Imron.
“Saya sengaja mengunjungi desa kelahiran saya ini ingin silaturahmi dengan masyarakat dan sedikit berbagi dengan anak yatim piatu,” ujar Bupati Imron kepada wartawan koran ini.
BACA JUGA: Perternak Cirebon Harus Waspada, 111 Ekor Sapi Terjangkit Penyakit LSD
Dikatakan Imron, dirinya memang lahir di Blok Pesantren Desa Penpen. “Itu rumah tempat saya dilahirkan, rumah peninggalan orang tua, sekarang yang nungguin adik saya,” ungkapnya.
Imron mengungkapkan, dirinya dilahirkan di Penpen dan dibesarkan di Desa Dawuan Kecamatan Tengah Tani.
“Lahir di Penpen, tetapi begitu masuk SD, orang tua saya pindah ke Desa Dawuan, karena orang tua enggak boleh saya menyeberang jalan besar, jadi saya disekolahkan di SDN Batembat,” ujarnya.
Imron tidak hanya membagikan santunan kepada anak yatim saja, namun anak-anak sekitar rumah kelahirannya pun juga diberikan uang.
BACA JUGA: HEBOH! Bupati Cirebon dan Ketua DPRD Saling Sindir soal Infrastruktur
Warga dan tetangga sekitar rumah kelahiran bupati yang murah senyum ini sangat antusias untuk mengobrol dengan bupati. Sang bupti pun tanpa canggung meladeni warga untuk mengobrol.
Komentar