Polres Indramayu Lumpuhkan Kawanan Begal, 2 Pelaku Didor  

kawanan-begal
: Kapolres Indramayu AKBP Dr Fahri Siregar SH SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP M Fafid Firmansyah SIK MA menginterogasi kawanan begal saat ekspose. Foto: Anang Syahroni/Radarcirebon.id
0 Komentar

INDRAMAYU, RADARCIREBON.ID – Tim Buser Satreskrim Polres Indramayu berhasil melumpuhkan kawanan begal sadis usai melakukan aksi begal di dua lokasi yang berdekatan.

Lima tersangka berhasil diamankan oleh aprat kepolisian, sedangkan satu pelaku masih buron.

Tim Buser Polres Indramayu terpaksa melumpuhkan dua  pelaku begal dengan menembakan timah panas di kaki mereka karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

Baca Juga:Sambut Mudik Lebaran 2023, Jalur Pantura Indramayu Terus DibenahiKUMPULKAN Kepala Sekolah, Disdikbud Indramayu Cegah Pungli di Dunia Pendidikan

Dua pelaku begal yang dilumpuhkan dengan timah panas adalah MLS (49), dan KRL (31) keduanya asal Kecamatan Kerangkeng. Sedangkan SPD (34), bersama dua penadah yakni MHD (28), dan AQN (29) yang juga asal Kecamatan Kerangkeng berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

“Sedangkan satu pelaku berinisial SRD (40) yang punya peran menakuti dan mengancam korban kini masih DPO,” terang Kapolres Indramayu AKBP Dr M Fahri Siregar SH SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP M Fafid Firmansyah SIK MA di hadapan awak media, kemarin.

Lebih lanjut, dijelaskan Fahri, aksi pencurian dengan kekerasan ini terjadi pada Rabu, 29 Maret 2023 sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Raya Karangampel-Jatibarang.

Aksi pertama, lanjut Fahri, terjadi pukul 23.00 di Jalan Raya Desa Segeran Blok Ketapang Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, dengan korban Yogi (22) warga Desa Wanasari Kecamatan Bangodua.

Lima belas menit berselang, sambung Fahri, para pelaku kembali beraksi di tempat yang tidak jauh dari lokasi pertama, tepatnya di Jalan Raya Desa Mundu Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, dengan korban Yadi (23) warga Desa Tanjungsari Kecamatan Karangampel.

Dalam melakukan aksinya, lanjutnya, kawanan begal ini melakukan aksinya dengan naik sepeda motor berboncengan memepet kendaraan korban.

Kemudian salah seorang pelaku langsung mengambil kunci kendaraan korban. Sementara pelaku lainnya mengancam dengan mengacungkan golok, hingga membuat korban ketakutan. Bahkan pelaku saat melakukan aksinya tersebut sempat menakuti-nakuti.

Baca Juga:Sambut Mudik Lebaran, Dishub Kabupaten Cirebon Cek Kondisi KendaraanSEJARAH Baru, Mahasiswi asal Buntet Cirebon Jadi Duta Baca Jawa Barat

“Pelaku juga meneriakan korbannya dengan berteriak tembak…, tembak…, sehingga korban ketakutan dan menyerahkan sepeda motornya,” ujarnya.

Setelah mendapatkan sepada motor korban, para pelaku menjualnya ke penadah dan uangnya digunakan untuk bermain judi slot.

0 Komentar