JAKARTA – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan tambahan kuota bagi Indonesia untuk kompetisi AFC Champions League Two (ACL Two) musim 2027/2028. Nantinya, Indonesia akan diwakili oleh dua klub di ajang kasta kedua antarklub Asia tersebut.
Keputusan ini tentu menjadi angin segar bagi sepak bola Indonesia. Sebelumnya, Indonesia hanya memiliki satu wakil di ACL Two dan harus lebih dulu melewati babak play-off untuk bisa tampil di fase utama kompetisi.
Sebagai contoh pada musim 2025/2026, Persib Bandung menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ACL Two. Klub berjuluk Pangeran Biru itu berhasil mengamankan tiket usai mengalahkan wakil Filipina, Manila Digger, pada babak play-off.
Baca Juga:Didier Deschamps Resmi Rilis Skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026, Deretan Penyerangnya Bikin Lawan Waswas!Ini Head to Head Timnas Indonesia Lawan Seluruh Rival di Grup F Piala Asia 2027
Sementara itu, Dewa United yang finis sebagai runner-up kompetisi musim 2024/2025 harus tampil di AFC Challenge League, yakni turnamen kasta ketiga antarklub Asia.
Mulai musim 2027/2028, AFC memberikan dua slot bagi Indonesia di ACL Two. Rinciannya, satu klub akan lolos otomatis ke fase utama, sedangkan satu klub lainnya harus menjalani babak play-off terlebih dahulu.
Dengan skema tersebut, juara kompetisi Super League musim terkait akan langsung mendapatkan tiket ke ACL Two. Sedangkan tim runner-up harus berjuang melalui jalur play-off demi mengamankan tempat di kompetisi tersebut.
Namun, aturan untuk musim 2026/2027 masih belum berubah. Persib Bandung sebagai juara Super League musim ini tetap harus menjalani babak play-off ACL Two, sedangkan Borneo FC Samarinda akan tampil di AFC Challenge League.
Tak hanya Indonesia, negara Asia Tenggara lain seperti Vietnam dan Kamboja juga memperoleh tambahan kuota serupa, yakni dua wakil dengan format satu lolos langsung dan satu melalui play-off.
Di sisi lain, Thailand, Malaysia, dan Singapura masih berada di level lebih tinggi dibanding negara ASEAN lainnya, termasuk Indonesia. Negara-negara tersebut mendapat kesempatan tampil di kompetisi kasta tertinggi Asia, yakni Liga Champions Asia.
Thailand memperoleh tiga slot langsung di Liga Champions Asia. Malaysia mendapatkan satu tiket otomatis ke Liga Champions Asia dan satu tiket langsung ke ACL Two. Sedangkan Singapura memiliki satu wakil di Liga Champions Asia melalui jalur play-off, serta satu wakil lain yang otomatis tampil di ACL Two.
