Presiden Akhirnya Tetapkan Corona sebagai Bencana Nasional

presiden-jokowi-darurat-sipil
Presiden RI, Joko Widodo.
0 Komentar

Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Jokowi mengatakan ia meminta peningkatan tes PCR per hari dengan target 10 ribu tes karena Kementerian BUMN sudah membeli 18 alat tes PCR dengan 1 alat dapat melakukan tes 500 spesimen per hari. ”Peningkatan PCR test ini penting untuk mengetahui masyarakat yang telah positif setelah dilakukan pemeriksaan, sehingga bisa dilakukan langkah-langkah isolasi mandiri atau dirujuk ke RS tertentu,” ungkap Doni.
Laboratorium yang dapat melakukan PCR test juga meningkat. ”Perintah presiden untuk meningkatkan kapasitas laboratorium yang semula hanya 3, lalu 12, sekarang 29 menuju 52 lab dari 78 laboratorium di Tanah Air. Bapak Menristek yang juga Kepala Badan Riset Nasional telah membantu Lembaga Eijkman agar kapasitas pemeriksaan lebih banyak lagi,” tambah Doni.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), per 12 April 2020, Kemenkes telah memeriksa 27.075 spesimen dengan 22.834 kasus negatif dan 4.241 kasus terkonfirmasi positif. Metode PCR yang sering disebut dengan swab test yang menggunakan sampel cairan dari saluran pernapasan bawah sebagai bahan pemeriksaan.
Menanggapi beberapa kebijakan yang disampaikan pemerintah, Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan memahami jika pemerintah melakukan antisipasi terjadinya defisit anggaran pada tahun 2020 seiring upaya mitigasi wabah Covid-19 dengan menerbitkan Perppu yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. ”Mitigasi menghadapi wabah Covid-19 memerlukan banyak pendanaan. Kami mendukung pemerintah dalam mengantisipasi defisit anggaran dari tiga persen melalui Perppu menjadi lima persen lebih. Kami dukung,” kata Zulhas.
Zulhas mengatakan antisipasi defisit dari tiga persen ke lima persen merupakan cadangan terakhir jika Covid-19 terus meluas. Ia juga mengingatkan setiap pemangku kepentingan untuk selalu menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan cadangan pangan yang cukup tentu tantangan di depan diatasi dengan baik, termasuk karena Covid-19.
”Seberat apapun seluruh Indonesia akan kita atasi ini. Yang kita khawatirkan cadangan pangan kita. Maka kami imbau pemerintah stok pangan betul-betul harus mendapat perhatian dan imbau agar semua kita di daerah optimalkan lahan kita yang dianugerahkan Allah Swt,” katanya. (tim/fin/ful)

0 Komentar