CIREBON – Dinas Lingkungan Hidup tetap memproyeksikan penutupan Tempat Pembuangan Sampah (TPSS) yang berada di Gunungsari dan di Jalan Cipto Mangunkusumo. Penutupan TPSS juga rencananya akan dilakukan untuk TPSS Pesisir di Kelurahan Panjunan, menyusul akan adanya penataan untuk kawasan tersebut.
Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Gandi SSTP MSi mengatakan, rencana penutupan TPSS masih tetap diproyeksikan tahun ini. Tiga TPSS tersebut dianggap sudah tidak layak. Terlebih posisinya berada di gerbang masuk kota dan jalan utama.
“Rencana penutupan TPS masih jalan. Termasuk juga untuk TPS yang di pesisir. Karena setelah ditinjau oleh ibu wakil walikota, kondisinya dianggap sudah tidak layak. Apalagi akan ada penataan di kawasan tersebut,” ungkapnya.
Dilanjutkannya penutupan TPS dan diganti dengan pengangkutan mobile dinilai berhasil diterapkan. Sistem pengangkutan sampah secara mobile, sebelumnya telah diterapkan di Kelurahan Kesambi dan Pekalangan untuk menggantikan TPS Jalan Kesambi dan TPS Nyi Mas Gandasari.
Gandi melanjutkan, penutupan TPS tersebut akan segera dilakukan, setelah melakukan pengadaan compactor truck.
“Mungkin setelah pengadaan compactor-nya sudah dilaksanakan. Untuk strategi strateginya sih sudah kita persiapkan. Apakah nanti akan diganti dengan TPS Mobile atau dengan pengelolaan sampah yang lain, kita sudah siapkan,” tukasnya.
Selain penutupan TPSS, Pemerintah Kota Cirebon juga menerima hibah berupa Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah berikut bangunannya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
Hibah bernilai Rp1,5 miliar tersebut akan dimanfaatkan untuk daur ulang sampah dari hasil beberapa TPS mobile yang telah berjalan saat ini.
PDU Sampah yang berlokasi di Dukuh Semar tersebut kapasitasnya bisa menampung 5-10 ton per hari. Dan diharapkan bisa menjadi solusi alternatif pengurangan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopi Luhur. (awr)
3 TPSS Tetap Diproyeksikan Ditutup
