PLUMBON – Rumah yang merangkap home industry kerupuk kecil-kecilan di Blok Ki Japar, RT 11 RW 03, Desa Karangasem, Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon diamuk si jago merah, Senin (6/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Akibatnya, semua barang ludes dilalap api. Hanya menyisakan sepeda motor dan beberapa dokemen penting yang berhasil diselamatkan.
Rumah itu adalah milik Kadmira (37). Pada saat terjadi kebakaran, hanya ada istri Kadmira bernama Dewi dan beberapa karyawan yang sedang memasak kerupuk.
“Pada saat kejadian ada aktivitas memasak kerupuk. Rumah ini industri kerupuk kecil-kecilan. Awal kejadiannya, api untuk memasak kerupuk ini mendadak membesar. Ketika disiram air api malah semakin besar dan menyambar minyak. Mungkin karena kondisi minyak panas, sehingga api semakin besar dan membakar kayu atap rumah,” beber Uka (61) yang merupakan kakak kandung Kadmira.
Untungnya, tidak ada korban. Saat api membesar, pemilik rumah dan karyawannya keluar menyelamatkan diri. Dewi dan yang lainnya berlarian meminta tolong masyarakat sekitar. Teriakan korban menyita perhatian.
Dengan alat yang seadanya, warga kompak memadamkan api. Namun, api yang sudah besar merembet ke bagian depan dan melalap semua isi rumah.
“Beruntung banyak masyarakat yang bantu memadamkan api. Jadi meskipun di tengah perumahan warga, api tidak sampai menyebar ke rumah tetangga. Namun, rumah adik saya ludes terbakar,” ujarnya.
Tidak lama setelah api membesar, mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon berdatangan. Tidak tangung-tanggung, empat unit dari Pos Jaga Weru, Palimanan, dan Sumber. Sayangnya, lokasi rumah korban di tengah permukiman penduduk, sehingga petugas sempat mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman.
“Sekitar satu jam, api padam. Empat mobil damkar ada di sini. Setelah kejadian, semua isi rumah ludes terbakar. Ada TV, kulkas, lemari, dan perabot rumah tangga lainnya sudah hangus. Hanya motor dan dokumen penting selamat. Kerugian, sekitar Rp150 juta ada kayaknya,” terangnya.
Sementara itu, Kasi Tanggap Darurat Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon Eno Sujana mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.00. Menindaklanjuti laporan itu, mobil dari Pos Jaga Weru langsung meluncur ke lokasi kejadian.
