RADARCIREBON.ID- Jubir Keraton Kanoman Cirebon Hj Ratu Raja Arimbi Nurtina menegaskan tak ada tarif khusus untuk bisa bermunajat di kompleks Makam Sunan Gunung Jati Cirebon. Sedekah diberikan seikhlasnya, bukan karena paksaan pihak manapun. “Sampai dengan saat ini sih tidak ada harga-harga (tarif tertentu yang harus dibayarkan untuk bisa berziarah, red) yang begitu,” tutur Ratu Arimbi.
Ia menambahkan, kompleks Makam Sunan Gunung Jati merupakan pemakaman keluarga. Yang sebetulnya menjadi area pribadi. Sehingga hanya keluarga keraton dengan momen-momen tertentu yang dibolehkan berkunjung. “Di mana para peziarah lain itu sudah ditempatkan di pintu Pasujudan,” tutur Ratu Arimbi kepada Radar Cirebon, Kamis (7/8/2025).
Mengenai penertiban pengemis yang saat ini dilakukan jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon, Ratu Arimbi mengatakan selama itu baik untuk semua, maka pihaknya mendukung. Pihaknya pun masih menunggu langkah Pemkab Cirebon untuk bisa menjaga kelangsungan kompleks Makam Sunan Gunung Jati agar tetap steril dari PGOT (pengemis, gelandangan, dan orang telantar).
Baca Juga:Cukup! ‘Aja Adol Maesan’ di Kawasan Makam Sunan Gunung JatiCucu Menantu Walikota Cirebon 1960-1965 Ajak Warga Terlibat Penyusunan Sejarah Cirebon
“Kami masih menunggu rancangan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon, karena ini milik bersama. Kewajiban kita semua. Sehingga jangan sampai tidak baik dalam tindakan. Selama itu baik untuk semua, tentunya bagaimana solusi-solusinya ya kami akan dukung,” tutur Ratu Arimbi.
Ia mengatakan, dari pihak keraton maupun pemerintah menginginkan suasana yang tenang, khusyuk, harmonis. Sehingga semua pihak bisa mendapatkan keberkahan dari kebesaran sang wali. “Sehingga, keberkahan itu bisa bermanfaat untuk kita semua,” katanya.
Yang terpenting, imbuh dia, masyarakat bisa sama-sama saling menjaga kekhusyukan saat ziarah, sehingga mendapatkan keberkahannya. “Apapun yang terjadi, saat ini mungkin kita coba untuk berbenah, semoga para peziarah mendapatkan berkahnya,” kata Arimbi.
Ratu Arimbi mengaku sebelumnya telah diberitahu Pemkab Cirebon terkait rencana penertiban di area Makam Sunan Gunung Jati tersebut. “Inisiatif baik dari pemerintah untuk menertibkan dan sudah disampaikan kepada kami, ya tentunya kami sangat berterima kasih. Kami bersyukur bahwa ada perhatian baik dari pemerintah terhadap penertiban tersebut,” ucapnya.
