RADARCIREBON.ID -Proses lelang tahap dua untuk proyek infrastruktur di Kabupaten Cirebon masih belum rampung, meski sudah berjalan sejak akhir Juli 2025. Hingga kini, terdapat 45 paket pengerjaan yang belum juga memasuki tahap finalisasi.
Kepala Bagian (Kabag) Barang dan Jasa (Barjas) Setda Kabupaten Cirebon, Uus Sudrajat, mengakui keterlambatan tersebut. “Lelang tahap dua memang belum selesai, saat ini masih dalam kajian sebelum diluncurkan,” ujar Uus.
Menurutnya, seluruh paket dalam lelang tahap dua berfokus pada pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan.
Baca Juga:Rumpon untuk Berdayakan Nelayan Kerang Hijau233 ASN Perkuat Kinerja Pemkot Cirebon
Namun, bersamaan dengan itu, ada juga lima paket lelang dini dari APBD Perubahan yang telah tuntas pada 20 Agustus 2025 lalu dan kini sedang dalam tahap pelaksanaan di lapangan.
Kelima proyek tersebut mencakup peningkatan ruas Jalan Kepuh-Kedongdong dengan nilai Rp4,7 miliar, peningkatan ruas Jalan Sindanglaut-Pabuaran senilai Rp2,7 miliar, peningkatan ruas Jalan Gebang Ilir-Waled sebesar Rp10 miliar.
Lalu, pemeliharaan berkala ruas Jalan Kalipasung-Serang dengan anggaran Rp2,3 miliar, serta pembangunan jembatan di ruas Jalan Tonjong-Leuwiasem senilai Rp1,4 miliar.
Meski demikian, Uus belum dapat memastikan kapan seluruh proses lelang tahap dua akan tuntas. “Kami terus melakukan update perkembangan, nanti akan diinformasikan lebih lanjut,” tegasnya.
Selain itu, sejak sepekan terakhir, tahap tiga lelang juga mulai bergulir. Pada tahap ini, ada 23 paket pengerjaan yang sudah mulai dilelangkan dan siap diperebutkan oleh para kontraktor. (den)
