RADARCIREBON.ID – Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon kembali kedatangan “tamu” pada Kamis (9/10/2025).
Ada Sekretaris DPC PKB Kota Cirebon Ide Arief Bagus Setiawan atau Ibas, serta pimpinan DPRD Kota Cirebon. Tujuannya beda-beda. Ibas melengkapi berkas kasus PIP (Program Indonesia Pintar), pimpinan DPRD konsultasi sekaligus meminta arahan tentang Raperda RTRW.
Pantauan Radar Cirebon, Ibas tiba di kejaksaan sekitar pukul 10.30 WIB. Ia mengenakan batik dan peci hitam. Sekitar pukul 12.00 WIB sempat istirahat, lalu kembali menjalani pemeriksaan pukul 13.00. Sekitar pukul 15.00 pemeriksaan tuntas.
Baca Juga:Enam Bulan Raup Ratusan Juta dari Kolam Renang, Desa Matangaji Tumbuh Jadi Pilot Project Destinasi Wisata AlamGiliran Edi, Eti, dan Lili Diperiksa Kejaksaan Terkait Proyek Gedung Setda Kota Cirebon
Kepada Radar Cirebon, Ibas menganggap pemanggilan dirinya oleh penyidik kejaksaan bagian dari intermezo di saat hiruk pikuk penyidikan dugaan korupsi Gedung Setda, Bank Cirebon, PD Pembangunan, hingga DAU Spesifik. “Saya menganggap pemanggilan saya hanya sebagai intermezo di tengah ramainya pemberitaan Gedung Setda, Bank Cirebon, PD Pembangunan, DAU Spesifik,” ujar Ibas.
Ia kemudian mengatakan pemanggilannya terkait klarifikasi dana PIP sekaligus untuk melengkapi berkas kelengkapan dana PIP. “Saya tadi berkaitan melengkapi kelengkapan berkas perkara pemeriksaan dana PIP yang sebentar lagi masuk ke persidangan,” kata Ibas kepada Radar Cirebon.
Disinggung berapa jumlah pertanyaan dari jaksa, Ibas mengaku tak banyak pertanyaan yang diajukan. Hanya ditanya apakah mengenal atau tidak dengan beberapa orang yang menjadi tersangka dana PIP SMAN 7 Kota Cirebon.
“Ini undangan yang baik karena sekaligus menjadi kesempatan bagi PKB untuk klarifikasi secara langsung. Ternyata banyak orang di luar yang mengaku-ngaku dari PKB. Saya menegaskan bahwasa keanggotaan di internal PKB itu tertib, memiliki KTA, ada kaderisasi dan tercatat sebagai kader PKB. Nama (tersangka) itu bukan anggota PKB,” tegasnya.
Kehadiran Ibas dibenarkan Kasi Intel Kejari Kota Cirebon Slamet Haryadi SH MH. Ibas, kata Slamet, dipanggil sebagai saksi terkait dana PIP. “Kami mintai keterangan terkait kasus dana PIP SMAN 7 Cirebon. Ini bagian dari kelengkapan dokumen berkas perkara dana PIP,” singkat Slamet
MINTA ARAHAN RAPERDA RTRW
Sementara itu, pimpinan DPRD Kota Cirebon periode 2024-2029, juga terlihat hadir kejaksaan. Yakni Ketua Andrie Sulistio serta wakil ketua Harry Saputra Gani dan Fitrah Malik. Tampak mendampingi adalah Sekwan Siti Solecha dan Kabag Perundang-Undangan Ateng Rojudin. Mereka tiba di kejaksaan sekitar pukul 09.30 dan baru keluar pukul 13.00 WIB.
