Dua di antara korban dikabarkan harus mendapatkan perawatan intensif; satu berada dalam kondisi sangat stabil, sementara satu lainnya ditangani oleh tim dokter yang terdiri dari dokter spesialis saraf dan dokter anak.
Klarifikasi dari Ketua BGN Dadan Hindayana ini diharapkan dapat membantu proses penyelidikan polisi terhadap pengemudi yang bertanggung jawab.
Dalam peristiwa ini, para korban mengalami luka fisik serius, termasuk kerusakan gigi dan trauma psikologis, sehingga Polda Metro Jaya membuka layanan trauma healing. Biaya perawatan para korban dijamin oleh Pemprov DKI Jakarta dan Jasa Raharja, menyusul adanya intervensi dari Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno. (dsw)
