RADARCIREBON.ID – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini membawa angin segar bagi sekolah swasta di Kota Cirebon. Kehadiran jalur SPMB Sekolah Maung dinilai membuka peluang bagi sekolah swasta untuk mendapatkan limpahan calon siswa yang tidak lolos seleksi sekolah negeri.
Hal tersebut dirasakan oleh SMK Presiden Cirebon yang berlokasi di Karang Jalak Mekar, Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon. Tepat pada hari pengumuman hasil SPMB Sekolah Maung, jumlah pendaftar ke sekolah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Hari ini meningkat dibanding awal pembukaan gelombang pertama pada November 2025 lalu. Siswa yang daftar hari ini saja sekitar 15 orang. Mudah-mudahan besok semakin banyak lagi yang mendaftar,” kata Ketua SPMB SMK Presiden Cirebon, Nur Purnamasari, Senin (8/6/2026).
Baca Juga:Layanan Haji 2026 Dinilai Meningkat, Exit Meeting Amirul Hajj Hasilkan 10 RekomendasiKPK Lelang Aset Hasil TPK Rp311 Miliar, Termasuk Aset yang Disita dari Mantan Bupati Cirebon Sunjaya
Ia mengatakan, SPMB kali ini terjadi peningkatan jumlah pendaftar dibanding periode yang sama tahun lalu. Jika pada tahun sebelumnya jumlah pendaftar baru mencapai sekitar sepertiga dari kuota yang tersedia, kini sudah mendekati 50 persen siswa yang sudah mendaftar ke SMK Presiden Cirebon. “Padahal tahap reguler belum dimulai. Tahun lalu pada periode yang sama jumlahnya masih sekitar sepertiga kuota,” katanya.
Menurutnya, jumlah yang daftar memang belum maksimal. Karena sebagian besar orang tua masih fokus mengejar sekolah negeri. Sehingga pendaftaran ke sekolah swasta biasanya meningkat setelah tahapan seleksi negeri selesai. Namun, ada pula orang tua yang langsung memilih sekolah swasta karena tidak ingin anaknya mengikuti proses seleksi yang panjang.
“Biasanya swasta dijadikan pilihan cadangan. Tapi ada juga yang langsung memilih swasta karena tidak mau ribet mengikuti berbagai seleksi. Ada juga yang percaya karena kakak atau saudaranya sudah sekolah di sini,” ujarnya.
SMK Presiden menargetkan sedikitnya 150 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Tahun lalu sekolah tersebut berhasil menerima lebih dari 200 siswa dan masuk jajaran tiga hingga empat besar sekolah swasta dengan jumlah siswa terbanyak di Kota Cirebon. “Kami berharap tahun ini bisa mempertahankan capaian tersebut. Minimal target 150 siswa terpenuhi, syukur-syukur bisa menyamai tahun lalu,” katanya.
