John Herdman Siapkan Proyek Jangka Panjang untuk Matthew Baker di Timnas Indonesia

Matthew Baker
TIDAK ASAL PILIH: Matthew Baker menjadi sinyal bahwa Timnas Indonesia mulai mempersiapkan regenerasi. Dengan usia yang masih 17 tahun, Baker berpeluang menjadi salah satu investasi jangka panjang Skuad Garuda. Foto: PSSI.CO.ID
0 Komentar

JAKARTA – Matthew Baker menjadi salah satu pemain termuda yang mendapat kesempatan bergabung dengan Timnas Indonesia senior. Di balik pemanggilan bek berusia 17 tahun tersebut, pelatih John Herdman ternyata memiliki rencana jangka panjang untuk mengembangkan potensinya bersama Skuad Garuda.

Baker dipanggil ke Timnas Indonesia senior untuk menghadapi agenda FIFA Matchday Juni 2026. Pemain keturunan Indonesia-Australia itu dinilai memiliki kualitas dan prospek yang menjanjikan untuk menjadi bagian penting tim nasional di masa mendatang.

Menurut Herdman, keputusan memanggil Baker bukanlah langkah yang diambil secara mendadak. Tim pelatih telah memiliki program khusus yang dirancang untuk mempercepat perkembangan para pemain muda berbakat.

Baca Juga:Relawan Literasi Indramayu Siap Dukung Program Relima 2026 Menuju Generasi Emas 2045Perkuat Tata Kelola Data Digital di Kecamatan

Herdman menjelaskan bahwa Timnas Indonesia menerapkan sebuah program bernama Acceleration Strategy. Program tersebut bertujuan mempercepat proses perkembangan pemain muda yang dinilai memiliki potensi besar untuk menembus level tertinggi sepak bola internasional.

“Seperti yang pernah saya sampaikan, kami memiliki strategi yang kami sebut Acceleration Strategy. Tujuannya adalah mempercepat perkembangan talenta-talenta muda yang menunjukkan potensi untuk menjadi bagian dari tim nasional,” ujar Herdman.

Matthew Baker menjadi salah satu pemain yang masuk dalam program tersebut setelah menunjukkan performa yang mengesankan saat mengikuti pemusatan latihan pada Mei lalu.

“Matthew memperlihatkan kualitas yang kami cari ketika mengikuti camp pada bulan Mei. Dia memberikan kesan yang sangat positif kepada tim pelatih. Semakin muda seorang pemain memulai karier internasionalnya, maka peluang untuk berkembang ke level yang lebih tinggi juga akan semakin besar,” lanjut Herdman.

Pelatih asal Inggris itu mengungkapkan, pendekatan serupa pernah diterapkannya saat menangani Timnas Kanada. Kala itu, sejumlah pemain muda diberi kesempatan lebih awal untuk merasakan atmosfer sepak bola internasional sebelum berkembang menjadi pemain penting bagi tim.

“Saya pernah bekerja dengan pemain-pemain seperti Jonathan David dan Liam Millar di Kanada. Mereka mendapatkan kesempatan sejak usia muda dan kemudian berkembang hingga bermain di klub-klub besar,” jelasnya.

Pengalaman tersebut kini coba diterapkan Herdman di Timnas Indonesia, termasuk dalam proses pengembangan Matthew Baker. Untuk membantu proses adaptasi Baker di lingkungan tim senior, Herdman telah menyiapkan pendamping dari kalangan pemain berpengalaman. Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, secara khusus ditunjuk untuk membimbing Baker selama menjalani pemusatan latihan.

0 Komentar