Senada dengan hal tersebut, Lurah Sindangrasa, Derry Yusman, mengaku haru atas capaian wilayahnya. Ia menilai nilai-nilai kemanusiaan dan kolaborasi menjadi kunci utama meskipun terdapat keterbatasan sarana prasarana.
“Kami memiliki nilai gotong royong yang kuat. Dalam menjalankan program, kami tidak hanya terpaku pada anggaran, tetapi pada semangat membangun bersama,” kata Derry.
Sebagai informasi, evaluasi AGSB tahun ini mencakup 5.311 desa dan 646 kelurahan di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Baca Juga:KDM Siap Jemput 45 Warga Jabar yang Terjebak Banjir AcehKDM – PT KAI Jalin Kerjasama, Bakal Ada Kereta Api Tani Mukti Rute Cirebon – Jakarta
Penilaian dilakukan secara berjenjang dengan menitikberatkan pada aspek tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, serta efektivitas pemberdayaan masyarakat.
Melalui AGSB, Pemdaprov Jabar berharap desa dan kelurahan yang menjadi juara dapat menjadi rujukan atau role model bagi daerah lain dalam memperkuat pelayanan publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
