RADARCIREBON.ID– Kabupaten Kuningan dipilih Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai lokasi pelaksanaan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang dipusatkan di Balai Ternak Mukti Raharja, Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana.
Program itu tidak hanya berorientasi pada distribusi hewan kurban, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pemberdayaan peternak lokal.
Kegiatan dihadiri jajaran pimpinan Baznas RI, Baznas Jawa Barat, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Kementerian Agama, serta kelompok peternak setempat.
Baca Juga:Pemkab Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan RT/RW dan LPM Sebesar Rp299,5 JutaBapenda Kuningan Apresiasi Wajib Pajak Berprestasi Tahun 2026
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan, terpilihnya Kabupaten Kuningan menjadi lokasi program nasional merupakan kebanggaan sekaligus peluang memperkuat sektor pertanian dan peternakan daerah.
“Dari ratusan kabupaten/kota di Indonesia, Kuningan dipercaya menjadi lokasi program ini. Ini tentu menjadi kehormatan bagi kami,” ujarnya.
Menurut Dian, keberadaan Balai Ternak bukan hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Program ini mampu meningkatkan kapasitas ekonomi warga, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” katanya.
Dian juga mengungkapkan, sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Kabupaten Kuningan tahun ini dibeli dari peternak lokal asal Desa Cilaja. Sapi jenis limosin dengan bobot sekitar 1,1 ton tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peternak daerah.
“Biasanya didatangkan dari luar daerah, sekarang dibeli dari peternak lokal Kuningan,” tuturnya.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menyebut ibadah kurban memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat.
Baca Juga:Ribuan Jamaah Padati Masjid Syiarul Islam, Bupati Dian Tekankan Nilai Keikhlasan dan Kepedulian SosialJalan Kerap Banjir saat Hujan, Damkar Kuningan Bersihkan Saluran Got Penuh Sampah
“Kurban bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat. Peternak memiliki pasar, masyarakat mendapatkan asupan gizi, dan ekonomi desa ikut bergerak,” ujarnya.
Saat ini Baznas RI mengembangkan sekitar 130 titik program peternakan di 14 provinsi. Pada Iduladha tahun ini, Baznas menghimpun sekitar 7.500 setara kambing dan domba kurban untuk disalurkan ke berbagai wilayah Indonesia.
Baznas juga menggandeng sejumlah mitra dalam memperkuat program kurban produktif, salah satunya Alfamart yang menyalurkan 159 ekor kambing dan domba serta lima ekor sapi kaleng.
Program Kurban Berkah Berdayakan Desa diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan yang berkelanjutan. (ags)
