Seperti diketahui, sepanjang catatan sejarah Gunung Ciremai meletus pada tahun 1698, 1772, 1775 dan 1805.
Dampak yang signifikan terjadi pada letusan tahun 1937 – 1938 tepatnya 25 Juni 1937 sampai dengan 7 Januari 1938.
Letusan tersebut menyebabkan abu dan freatik dari kawah pusat menyebar di sekitar Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka.
Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon
Secara keseluruhan, Gunung Ciremai sudah 10 kali erupsi dengan rentang waktu terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun.
